loading...
Loading...
Ilustrasi/tribunnews

Gara-gara jangkrik, pria ini menjadi kerepotan. Bagaimana tidak, pada saat dia asyik bekerja,  istrinya  berteriak-teriak karena ratusan jangkrik menyerbu dapur, wastafel maupun toilet.

Usut punya usut, pria bernama Christoper Ingraham asal Red Lake Falls, Minnesota, Amerika Serikat itu semula memesan jangkrik secara online. Semula, jangkrik itu akan diberikan kepada kadal peliharaannya.

Semula ia akan meletakkan  jangkrik yang ia pesan itu di tas, plastik ataupun wadah lainnya.
Namun akhirnya,  reporter untuk Washington Post itu hanya meletakkan jangkrik pesanannya di dalam kardus.

Saat ia merobek plaster dan membuka tutupnya, jangkrik itu langsung pergi kemana-mana.

“Saya tidak punya waktu untuk berurusan dengan logistik jangkrik, jadi saya meletakkan kembali plaster itu di atas kotak dan kemudian saya meletakkan kotak itu di kamar mandi lantai atas, satu-satunya tempat di rumah di mana aku tahu anak-anak, kucing dan anjing-anjing tidak bisa menjangkau kotak dan merobeknya dan melepaskan 250 jangkrik lapar ke dalam lingkungan kita yang hangat, semi lembab,” ungkap Christopher, Selasa (1/1/2019).

Namun ternyata, pemikiran itu juga salah karena jangkrik-jangkrik itu berhasil melarikan diri.

Saat fokus bekerja, Christopher dipanggil-panggil istrinya tentang jangkrik. Awalnya ia mengira jika hanya 2 jangkrik saja yang kabur, tetapi dugaannya salah.

Saat ia bangkit dari duduk dan memeriksa, ada jangkrik di seluruh dapur dan kamar mandi.
“Jangkrik di lantai. Jangkrik di dinding. Jangkrik di wastafel. Jangkrik di toilet,” ujarnya.

Ia berpikir cepat dengan mengambil tangki ikan cadangan di gudang.  Christopher membutuhkan waktu 45 menit untuk membersihkan jangkrik-jangkrik itu. #tribunnews

Loading...