loading...
Loading...
Istimewa

SOLO– Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) resmi membuka layanan Rumah Sakit Gigi dan Mulut (RSGM) Soelastri. Izin operasional RSGM tersebut telah turun tanggal 7 Januari 2019 lalu dan mulai membuka layanan Senin (14/1/2019).

Dengan dilengkapi fasilitas tipe B, RSGM Soelastri UMS siap melayani masyarakat setelah ijin operasional keluar dari Pemerintah Kota Surakarta.

“Per 7 Januari kami mendapatkan izin operasional dari Pemkot Surakarta. Kalau untuk ‘grand opening’ akan kami lakukan pada 21 Januari 2019,” ungkap Wakil Rektor I UMS Muhammad Dai.

Dai menambahkan, pembukaan RSGM Soelastri tersebut memiliki dua tujuan yaitu untuk melayani masyarakat umum dan memfasilitasi proses pembelajaran bagi mahasiswa tingkat profesi yang ada di Fakultas Kedokteran Gigi UMS.

Baca Juga :  Menko PMK: Teknologi Informasi Harus Mendukung Pelestarian Seni Budaya

Sementara itu, Direktur Utama RSGM Soelastri, drg Noor Hafida Widyastuti mengatakan keunggulan dari RSGM ini yaitu merupakan satu-satunya RS di bidang mulut yang ada di Kota Solo.

“Kalau untuk standarnya sudah tipe B, meskipun izin yang kami ajukan masih RS tipe C. Jenis layanannya juga sudah lengkap diantaranya jenis pelayanan medik umum, gawat darurat, gigi dasar, gigi spesialis, penunjang medik, dan penunjang nonmedik. Kalau untuk pelayanan penunjang medik, di antaranya ada high care unit, ruang operasi, farmasi, sterilisasi, rekam medik, radiologi, laboratorium klinik, dan laboratorium teknik gigi,” urainya.

Baca Juga :  Solo Gelar Simulasi Sispamkota Tingkat Nasional

Noor memaparkan, RSGM Soelastri dilengkapi tujuh dokter gigi dan tujuh dokter spesialis, di antaranya spesialis konservasi gigi, kedokteran gigi anak, dan bedah mulut.

“Ini sudah cukup lengkap. Oleh karena itu, kami akan berupaya menaikkan menjadi kelas B. Sedangkan tentang fasilitas bagi pasien Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan, sejauh ini belum ada mengingat untuk bisa memberikan fasilitas tersebut rumah sakit harus sudah mengantongi akreditas. Kalau sudah terakresitasi kami akan segera menjalin kerja sama dengan BPJS Kesehatan dan perusahaan asuransi yang lain,” tukasnya. Triawati PP

Baca Juga :  Lanud Adi Soemarmo Gelar Rapat Penyusunan RKA-KL Belanja Pegawai dan Barang 2020

Loading...