loading...
Suasana kerusuhan di depan Lapas Solo. Foto/Istimewa

SRAGEN- Satu warga Sragen dilaporkan ikut ditangkap dan ditetapkan sebagai tersangka kasus onar dan kerusuhan di Lapas Solo. Tersangka diketahui berasal dari Desa Gawan, Kecamatan Tanon, Sragen namun sudah berdomisili di Losari, Semanggi, Solo tempat penangkapan Sabtu (12/1/2019) malam.

Berdasarkan rilis dari Polresta Solo, satu warga Sragen yang ditangkap diketahui bernama Niko Lavender alias Ibrahim. Pria berusia 39 tahun itu teridentifikasi tercatat beralamat di Desa Gawan, Tanon, Sragen namun tinggal di Losari, dekat tanggul, Solo.

Niko ditangkap bersama 9 tersangka lain yang juga diamankan dalam penyisiran yang dilakukan tim gabungan Resmob Polda Jateng, Resmob Surakarta, Sat Sabhara Polresta Surakarta dan Brimob Polda Jateng, Sabtu (12/1/2018) sekitar pukul 16.00 WIB. Dari penyisiran tersebut, tim mengamankan 10 orang yang diduga terlibat sebagai pelaku dalam kerusuhan di Rutan Kelas IA Solo, Kamis (10/1/2019) lalu.

Kabar penangkapan satu warga Gawan itu sempat menggemparkan warga di Desa Gawan. Namun mayoritas mengaku tak mengenal secara dekat sosok Niko yang ditangkap itu.

“Kemarin ada banyak polisi yang datang dan menanyakan soal nama Niko itu. Tapi kami enggak tahu persis ada apa. Hanya dengar kalau ada warga Gawan yang ditangkap di Solo. Infonya malah ditembak kakinya,” ujar No, salah satu warga Gawan, Senin (14/1/2019).

Baca Juga :  Skandal Korupsi Seleksi Perdes Sragen, Istri Kades Saradan Ajukan Penangguhan. Pengacara Sebut Kades Akui Perintah Merubah Nilai 

Penangkapan Niko terungkap dari rilis yang digelar Polresta Surakarta Sabtu (12/1/2019) malam.

Kapolresta Surakarta, Kombes Pol Ribut Hari Wibowo mengungkapkan penyisiran dilakukan dengan melakukan patroli di daerah rawan. Kemudian mendapatkan informasi adanya kelompok tertentu yang akan melakukan sweeping terhadap kelompok Iwan Walet.

“Tim kemudian melakukan pengecekan di lapangan dan ternyata benar. Saat di datangi patroli, mereka kabur ke arah Semanggi dan setelah dilakukan penyisiran ada sekelompok orang, kumpul di ruko selatan Pasar Klitikan, Semanggi Pasar Kliwon. Kemudian pada pukul 19.00 WIB, anggota melakukan pengecekan terhadap sekelompok orang,” paparnya dalam konferensi pers ke media di Solo, Sabtu (12/1/2019) malam.

Polisi pun langsung melansir daftar nama 10 orang yang diamankan dalam penyergapan yang diwarnai tembakan dan bentrokan itu.

Kelompok yang diamankan sempat melakukan perlawanan dan berusaha menyerang petugas.

Akibatnya, dua orang dari kelompok yang diamankan menderita luka tembak dibagian kaki kiri, dan pinggang atas sebelah kiri. Kemudian dibawa ke poliklinik Polresta Surakarta untuk perawatan.

Selain itu, seorang anggota Resmob Polda terkena sabetan pedang sebelah bahu kanan.

Kapolresta Surakarta, Kombes Pol Ribut Hari Wibowo mengungkapkan penyisiran dilakukan dengan melakukan patroli di daerah rawan. Kemudian mendapatkan informasi adanya kelompok tertentu yang akan melakukan sweeping terhadap kelompok Iwan Walet.

Baca Juga :  15 Siswa SMPN 1 dan 4 Sragen Terciduk Tim Satlantas Polres Sragen. Diberi Surat, Orangtuanya Bakal Diundang ke Polres

“Tim kemudian melakukan pengecekan di lapangan dan ternyata benar. Saat di datangi patroli, mereka kabur ke arah Semanggi dan setelah dilakukan penyisiran ada sekelompok orang, kumpul di ruko selatan Pasar Klitikan, Semanggi Pasar Kliwon. Kemudian pada pukul 19.00 WIB, anggota melakukan pengecekan terhadap sekelompok orang,” paparnya dalam konferensi pers ke media di Solo, Sabtu (12/1/2019) malam. Wardoyo/Triawati PP

 

Berikut daftar nama 10 orang yang ditangkap dan diamankan tim gabungan: 1. MUSTOFA, 37 th, islam, swasta parkir, alamat Semanggi RT 06/04, Semanggi, Pasr Kliwon, Solo

2. FERI AL FERI, 28 TH, Islam, swasta jualan es degan, alamat Karangasem RT 1/3, Kelurahan Tloyo, Kec. Jaten, Karanganyar.

3. RUSMANTO, 37 Th, Islam, Swasta jualan degan, alamat Semanggi RT 04 RW 07, Semanggi, Pasar Kliwon, Solo.

4. NANONG, 31Th, Islam, swasta jualan buah, alamat Sedayu RT 02 RW 11, Sedayu, Jumantono, Karanganyar.

5. NIKO LAVENDER als Ibrahim, 39 Th, Islam, tidak bekerja, alamat Gawan, Tanon, Sragen tinggal di Losari dekat tanggul, Solo.

Baca Juga :  Kuasa Hukum Mantan Bupati Sragen Bakal Laporkan Mantan Sekda ke Polisi. Dugaan Kesaksian Palsu di Persidangan Kasus Korupsi Kasda 

6. AFIF IMABUDIN alias Afif, 22 Th,Islam swasta dagang Pasar Klitikan, alamat KP Mojo RT 7/5, Semanggi, Pasar Kliwon, Surakarta.

7. NUR ROHMAN als Nur, 31 Th. Islam, Swasta, alamat Batur RT .03 RW 02, Batur, Banjarnegara Kota.

8. GANDI SURYANTO, 35 Th, Islam, Swasta jualan Es degan, alamat Kusumo Dilagan RT 3/ 10, Joyosuran, Pasar Kliwon, Surakarta.

9. AHMAD HUSNI, 27 th, islam, swasta jualan es degan, alamat Kali Tengah RT .02 RW 02, Kel Bonjor, Kec. Treteg, Kab. Temanggung kos di Kampung Losari Pak Margono, Solo.

10. SUTARNO als. Tono, 46 Th, Islam, Swasta, alamat Gedangan RT 01 RW 01, Grogol, Sukoharjo, tinggal di Losari, Semanggi, Pasar Kliwon, Surakarta.

Sumber: Polresta Surakarta


Loading...