loading...
Mahasiswi yang digerebek saat berduaan dengan seorang dosen di Kupang. Keduanya digerebek oleh istri sang dosen sebuah perguruan tinggi negeri di Kupang, Kamis (10-1-2019). Tribunnews

KUPANG– Oknum dosen yang kepergok sang istri sedang berduaan dengan seorang mahasiswi sontak langsung menjadi buah bibir publik.
Dosen tersebut bahkan jadi bahan perbincangan netizen yang banyak memberikan pendapat dan juga tidak sedikit yang terus mengalirkan sindirian.
Berikut komentar netizen di fanpage facebook Pos-Kupang.com:

@Emon Yabe: Entah 80 juta, Nilai A ataukah Wisuda semester 6
@Ani TefaLiem: Sonde heran lai
@Bui Hiu Bungtilu Aby: Sadis
@Mitha Menoh: Mahasiswi pung nekat
Komentar netizen terkait penggerebekan dosen di kamar kost mahasiswi (1) (facebook/veki lerik grup)
Sementara di grup Veki Lerik Bebas Bicara, netizen memberikan komentar miring terkait kasus ini. Beberapa netizen menyindir mahasiswi dan oknum dosen tersebut.
@Endiah Lay: Org berpendidikan tinggi,tp perbuatanx sangat memalukan.
@Wanty Atph Messakh: Kulia kulia smpai .Otak su on normal lai.Ini kena b maka sblm hbs omng tapa di mulut.
@YulitaGisela Bijae Udju: Hhhhhhhha snd ada urat malu lai smp dia ju hrus sruh tu dosen buat pilihan.

Pilih antara Pelakor dng Istri sah
@Lilyn Tlonan FoEh: Sekarang perempuan pelakor dong makin didepan, makin percaya diri, sudah salah tapi merasa benar, selingkuh itu indah na. Padahal dong sonde tau biar mau mahasiswi ko polwan ko insinyur ko apa sa kalo su pelakor sama dengan lonte murahan. Begitu aja kok repot. Hanya untuk pake tanam abis lari, gelar dong tu cuman baju sa tapi isi dalam puki laki su injak abis tapi tetap pelakor dong rasa percaya diri, betapa memalukan.

Baca Juga :  Foto Bugil Vanessa Angel Beredar Luas, Vanessa Langsung Syok Berat

@Arlin Feoh: Ini mhsiswa b salut cz dy brani brbuat dy brani tuntut tggungjwb dr bpk dosen
@Banaw Ehad Nenobais: Pendidikan tinggi bukan jaminan kuat iman dan ahlak mulia
Komentar netizen terkait penggerebekan dosen di kamar kost mahasiswi (facebook/veki lerik grup)

Oknum dosen dari salah satu perguruan tinggi awalnya banyak bersandiwara.
Kisah terduga perselingkuhan dengan mahasiswinya dipenuhi modus.
Bahkan sang anak lelakinya mengatakan bahwa motor dan juga laptop miliknya dipindahtangankan kepada sang wanita selingkuhan.

Sang oknum dosen lebih memilih membahagiakan terduga selingkuhannya. Awal penggerebekan ini adalah saat sang istri Dosen dan anak lelakinya jalan di daerah jalan souverdi Oebufu.

Baca Juga :  Curhat Haru Istri Dosen yang Selingkuh Dengan Mahasiswinya. Tiap Bulan Keluarga Dosen Hanya Dijatah Rp 1,5 Juta

Tanpa sengaja mereka melihat sepeda motor ayahnya terparkir di salah satu halaman kost di Jalan Souverdi.
Tanpa pikir panjang lagi mereka menuju kos-kosan tersebut dan mendapati sang dosen sedang berada bersama seorang perempuan yang terduga sebagai salah satu mahasiswa.
Sang istri pun langsung meluapkan amarahnya. Sang anak juga mengatakan bahwa ia dan ibunya memergoki sendiri ayahnya sedang berada di kost milik seorang wanita yang diduga sebagai mahasiswi ayahnya itu.

“Ketika kami lewat di Jalan Souverdi, kami lihat sepeda motor milik bapak ada terparkir di halaman kost. Jadi kami langsung masuk dan mendapati bapa ada di dalam kamar kost bersama mahasiswi itu,” ujar Eren.

Ia mengaku telah menaruh curiga pada ayahnya karena sering pulang malam dalam beberapa bulan belakangan.

Katanya, selain itu, saat ia meminta sepeda motor ayahnya untuk dipakai, oleh ayahnya ia hanya mendapat alasan jika sepeda motor milik keluarga itu sedang disewakan pada rekan kerjanya.

Namun belakangan, ia mendapat informasi dari beberapa temannya jika sepeda motor yang mereka kenali sebagai milik keluarga itu biasa digunakan oleh salah seorang wanita yang merupakan mahasiswi ayahnya.

Baca Juga :  Polisi Bongkar Prostitusi Dengan Mucikari Seorang Mahasiswi di Pontianak

Saat memergoki ayahnya yang saat itu bersama mahasiswi yang mereka duga sebagai wanita idaman lain ayahnya, suasana sempat tegang.
Wanita belia tersebut bahkan menantang ayahnya untuk memilih antara dirinya dan isteri yang datang di tempat itu.

Bahkan saat akan difoto, wanita tersebut malah sempat memamerkan gaya dan mengeluarkan kata yang tidak senonoh.
Eren dan ibunya, kemudian langsung menuju SPKT Polres Kupang Kota untuk membuat laporan polisi.

Mereka tiba di Mapolres sekitar pukul 19.00 Wita.
Tampak beberapa teman dari Eren pun ikut bersama mereka di Mapolres Kupang Kota.

www.tribunnews.com


Loading...