JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

Terungkap, Ini Identitas Pemeran Video Mesum Buruh Sragen Bergoyang

Ilustrasi
Ilustrasi video mesum hijab

SRAGEN- Polres langsung bergerak cepat melakukan penyelidikan terkait penyebaran video mesum dengan pemeran 2 buruh pabrik asal Karangmalang dan Masaran. Pelaku pria diketahui berinisial MAR (33) asal Purwoasri, Jurangjero, Karangmalang sedangkan pemeran perempuan adalah pacarnya berinisial FH (21) asal Sidodadi, Masaran.

Hal itu terungkap setelah pemeran perempuan, FH, melaporkan penyebaran video adegan hubungan intimnya dengan MAR ke Polres Sragen, Selasa (15/1/2019). Buruh di sebuah pabrik di Masaran itu melapor ke Polres lantaran tak terima adegan intimnya direkam dan disebar oleh MAR.

Data yang dihimpun di Mapolres Sragen, Rabu (16/1/2019), korban yang malu video mesumnya menyebar, akhirnya melapor ke Polres Sragen.

Baca Juga :  Beredar Rekaman Video Call Tanpa Busana Diduga Oknum Anggota DPRD dengan Seorang Wanita. Ada 2 Video, Lokasi di Sebuah Ruangan

Di hadapan petugas Polres, buruh berparas manis itu melaporkan aksi perekaman dan penyebaran video mesumnya ke teman-teman satu pabrik.

Kapolres Sragen, AKBP Yimmy Kurniawan melalui Kasat Reskrim AKP Harna mengungkapkan kasus tersebut langsung ditangani oleh unit PPA Reskrim. Dari hasil penyelidikan, terungkap bahwa kedua pemeran di video mesum itu sebenarnya adalah teman dekat adalah pacar.

Namun perekaman saat hubungan intim dilakukan diam-diam oleh pemeran pria dan kemudian disebar karena sakit hati pacarnya mendadak minta putus.

Data yang dihimpun Joglosemar, video mesum buruh Sragen bergoyang itu membuat heboh lantaran usia kedua pemeran terpaut jauh.

Baca Juga :  Kapolres Sragen Ungkap Sejumlah Siswi SMP Korban Predator asal Mondokan, Sempat Menangis Saat Dipaksa Layani Hubungan Intim di Kuburan. Satu Siswi asal Tanon Bahkan Sempat Dicekik

Si pemeran pria diketahui berusia 33 tahun berasal dari Karangmalang, Sragen. Sedangkan si pemeran wanita yang tak lain adalah pacarnya, diketahui masih kecil baru berusia 21 tahun dan berasal dari Masaran, Sragen.

“Sudah sekitar seminggu ini ramai di kalangan teman-teman di Masaran. Pada nggak nyangka, karena yang perempuan masih kecil dan kalau bekerja juga pakai hijab. Kemarin tahunya dengar katanya yang nyebar video itu malah yang laki-laki karena kecewa diputus. Dishare ke teman satu lingkungan kerja yang perempuan.  Tapi saya nggak tahu videonya kayak apa,” ujar YAN (20) salah satu warga Masaran kepada Joglosemar Rabu (16/1/2019). Wardoyo