loading...
Loading...

JAKARTA, Joglosemarnews.com – Area nonton bareng (nobar) Debat Capres tahap kedua di kompleks Parkir Timur Senayan, Jakarta Pusat sempat diwarnai ledakan.  Bahkan ledakan itu menimbulkan asap setinggi 3-4 meter.

Terkait kejadian itu, Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigadir Jenderal Dedi Prasetyo belum bisa memastikan apakah ledakan di area nobar debat Capres tesebut adalah bom.

“Sedang dicek dulu oleh tim. Nanti akan disampaikan bila sudah ada analisis dari tim,” ucap Dedi saat dihubungi, Minggu (17/2/2019).

Baca Juga :  BPN Serahkan Dugaan Penumpang Gelap Ifthor Akbar 212 pada Kepolisian

Menurut pantauan Tempo, asap setinggi 3-4 meter mengepul saat ledakan terjadi. Suara ledakan itu cukup memekakkan telinga hingga jarak ratusan meter.

Titik ledakan itu berada di taman seberang kawasan Aquatic, Gelora Bung Karno, Senayan. Di sisi kanan dan kiri ledakan merupakan area nobar relawan capres pendukung Prabowo – Sandiaga dan Jokowi – Ma’ruf.

Baca Juga :  Prabowo Kemungkinan Tak Hadiri Aksi 22 Mei, Moeldoko: Waspadai Kelompok Pembonceng

Peristiwa ini terjadi sekitar 10 menit setelah debat mulai berlangsung, tepatnya saat capres nomor urut 01 Joko Widodo atau Jokowi menyampaikan gagasannya.

Para relawan yang berkumpu dekat lokasi nobar debat capres dilarang mendekat dari sumber ledakan. Personel kepolisian, TNI, dan pasukan keamanan tengah mengamankan area ledakan. Adapun mobil Polisi Penyuluhan Binmas disiagakan.

Baca Juga :  Ambulans Bawa Batu Buat Perusuh,   5 Resmi Tersangka, Salah Satunya Sekretaris DPC Gerindra Tasikmalaya

www.tempo.co

 

Loading...