JOGLOSEMARNEWS.COM Umum Nasional

Bupati Kepulauan Sula Dukung Jokowi-Ma’ruf, Demokrat Anggap Itu Gerbong Kosong

pilpres
Ilustrasi
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id

JAKARTA– Menyusul sikap beberapa kepala daerah yang lain, Bupati Kepulauan Sula yang juga Ketua Dewan Pimpinan Daerah Partai Demokrat (PD) Maluku Utara, Hendrata Thes mendeklarasikan dukungannya pada  Jokowi-Ma’ruf Amin dalam Pilpres 2019.

Pilihan politik Hendrata  tersebut bertentangan dengan partainya yang mendukung Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno.

“Saya Ketua DPD Demokrat Maluku Utara menyatakan dukungan untuk Pak Jokowi memimpin kembali. Sikap politik saya ini berbeda (dengan partai) tapi punya tujuan untuk Indonesia lebih baik,” ujar Hendrata di Rumah Aspirasi, Jakarta,  Minggu (3/2/2019).

Hendrata menuturkan alasannya mendukung kembali Jokowi tak lain karena pembangunan yang dilakukan pemerintah di wilayah Indonesia Timur itu. Dia mendeklarasikan dukungan bersama dengan lima kepala daerah di Maluku Utara lainnya yang berasal dari partai Koalisi Indonesia Kerja.

Baca Juga :  Ternyata Sosok Hadi Pranoto Tak Dikenal di RS Wisma Atlet

Mereka adalah Bupati Halmahera Utara Frans Manery, Bupati Halmahera Barat Danny Missi, Wali Kota Tidore Ali Ibrahim, Bupati Halmahera Tengah Edi Langkara, dan Bupati Kabupaten Taliabu Aliong Mus.

Hendrata mengklaim sembilan dari 10 kepala daerah di Maluku Utara mendukung pasangan Jokowi – Ma’ruf.  Dia menyebut tiga bupati tidak sempat hadir meski sudah menyatakan dukungannya ke pasangan calon nomor urut 01.

Mereka adalah Bupati Kota Ternate Burhan Abdurahman, Bupati Halmahera Timur Muhdin dan Bupati Halmahera Selatan Bahrain Kasuba.

Baca Juga :  Berdayakan Ekonomi Daerah, Bukalapak Gelar Gerakan Teladan Berkurban

“Makuku Utara 90 persen dukung Jokowi-Ma’ruf,” ujar Hendrata.

Kepala Divisi Advokasi dan Bantuan Hukum DPP Partai Demokrat Ferdinand Hutahaean mengatakan partainya tak masalah dengan dukungan Hendrata ke kubu Jokowi.

“Biarin aja, enggak apa-apa. Dia punya hak politik yang tidak bisa dilarang dan dihalangi,” ujar Ferdinand saat dihubungi.

Toh, ujar Ferdinand, dukungan Hendrata ke kubu Jokowi – Ma’ruf tidak mengurangi suara ke Prabowo maupun ke Demokrat.

“Kami anggap biasa saja dan itu cuma dukungan kosong ke Jokowi karena mereka tidak membawa apa-apa. Cuma gerbong kosong,” ujar dia.

www.tempo.co