JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

Fenomena Aneh, Muncul Lubang Raksasa Menganga Berdiameter 5 Meter di Kedawung Sragen. Diawali Suara Gemuruh, Bangunan Sumur Mendadak Hilang 

Kapolsek Kedawung AKP Bambang Susilo saat melakukan olah TKP di lokasi lubang alam yang mendadak muncul di Desa Jenggrik, Kedawung, Rabu (6/2/2019). Foto/Wardoyo
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id
Kapolsek Kedawung AKP Bambang Susilo saat melakukan olah TKP di lokasi lubang alam yang mendadak muncul di Desa Jenggrik, Kedawung, Rabu (6/2/2019). Foto/Wardoyo

SRAGEN- Warga Desa Jenggrik, Kedawung digemparkan dengan kemunculan lubang besar berdiameter 5 meter di halaman rumah warga, Rabu (6/2/2019). Fenomena lubang besar itu muncul bersamaan dengan amblesnya tanah berikut bangunan sumur di lokasi itu.

Lubang alam yang menggemparkan itu muncul di halaman rumah Sunarso (50) asal Dukuh Jenggrik  RT 07B, Desa Jenggrik, Kedawung. Lubang besar yang menganga itu diketahui sekitar pukul 04.00 WIB.

Data yang dihimpun di lapangan, kejadian kali pertama diketahui istri korban, Sri Handayani (44). Awalnya Sunarso dikejutkan dengan suara gemuruh dari depan rumah.

Baca Juga :  Terus Mengganas, Kasus Covid-19 Sragen Tambah 5 Orang, 2 Orang Meninggal Dunia. Total Sudah 93 Kasus Positif, 160 Suspek dan 556 Harus Isolasi Mandiri

Ia kemudian meminta istrinya mengecek ke luar. Saat dicek, ia dikagetkan dengan pemandangan halaman rumahnya yang dihiasi lubang besar menganga.

Bersamaan dengan itu, sumur gali yang ada di situ, ambles dan hilang bak ditelan bumi.

“Saat saksi mengecek ke luar, bibir sumur sudah ambles sedalam 2 meter ke dalam tanah dan membentuk lubang besar berdiamater 5 meter. Kedalaman lubang sekitar 4 meter,” papar Kapolsek Kedawung, AKP Bambang Susilo mewakili Kapolres Sragen AKBP Yimmy Kurniawan ditemui di lokasi, Rabu (6/2/2019).

Ia menguraikan kemunculan lubang alam itu diduga kuat terjadi karena amblesnya tanah pada bangunan sumur tua itu. Dilihat dari kontur tanahnya, lokasi tersebut bertanah padas dan dimungkinkan ambles akibat gerusan air yang membuat sumur amblas ke dalam.

Baca Juga :  Sudah 7 Petani Tewas Kesetrum, Jebakan Tikus Berlistrik Malah Makin Marak di Sragen. Mengapa Petani Nekat Bertaruh Nyawa?

“Di bagian atas dari lokasi itu sedang dibangun tembok sehingga kemungkinan membuat tanah bergerak dan ambles,” urai AKP Bambang.

Untuk mengantisipasi hal tak diinginkan, lokasi lubang alam itu langsung dipasangi garis polisi. Pihaknya mengimbau warga untuk tak mendekat karena kondisi tanah dimungkinkan labil dan masih rawan ambles.

“Apalagi di dalam lubang itu juga dipenuhi air,” tukasnya. Wardoyo