JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Wonogiri

Joho Gedawung Kismantoro Masuk Zona Merah Bencana. Langkah Ini yang Harus Dilakukan Saat Longsor Melanda

Sosialisasi tanggap bencana di Dusun Joho Desa Gedawung, Kecamatan Kismantoro, Wonogiri.
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id
Sosialisasi tanggap bencana di pengungsian Dusun Joho Desa Gedawung, Kecamatan Kismantoro, Wonogiri.

WONOGIRI, JOGLOSEMARNEWS.COM -Warga Dusun Joho, Desa Gedawung, Kecamatan Kismantoro, Wonogiri mengikuti sosialisasi tanggap bencana. Menyusul wilayah tersebut masuk zona merah bencana tanah longsor.

Selain itu hingga kini masih terjadi pergerakan tanah di Dusun Joho. Ancaman tanah longsor bisa saja menjadi kenyataan setiap saat.

Camat Kismantoro Djoko Purwidyatmo, Selasa (26/2/2019) mengatakan, pemerintah turut prihatin atas ancaman longsor di Dusun Joho RT 3 RW 7 dan RT 2 RW 8 Desa Gedawung. Langkah-langkah yang telah oleh pemerintah seperti evakuasi ke pengungsian, semata-mata bertujuan menyelamatkan warga.
Pihaknya berharap warga selalu bersikap kooperatif demi keselamatan jiwa.

Baca Juga :  Aksi Jambret Tas di Wonokarto Wonogiri, Korban Akhirnya Tewas Setelah Berusaha Mengejar Namun Terjatuh, Pelaku Terpaksa Ditembak

Kapolsek Kismantoro Iptu Bambang Surip mengimbau warga Joho mematuhi arahan dan bimbingan dari BPBD. Keselamatan warga adalah prioritas utama dan selalu waspada terhadap gejala alam

Sementara Danramil Kismantoro yang diwakili oleh Sertu Sutaji, menerangkan, warga terdampak tanah retak di Joho meliputi 30 KK.Ternak sebaiknya ditempatkan pada satu tempat untuk menghindari warga pulang ke rumah karena berbahaya.

Baca Juga :  Pasar Kota Wonogiri Akhirnya Dibuka Kembali Slur, Pasca Ditutup Selama Empat Hari

Keterangan resmi dari BPBD Wonogiri, Joho termasuk zona merah bencana.
Tanah longsor bukan hanya terjadi saat hujan, melainkan bisa kapan saja.
Yang penting selalu menyiapkan tas siaga yang berisi obat-obatan, surat berharga, senter, dan pakaian secukupnya. Aris Arianto