JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Semarang

Kabar Gembira, Presiden Jokowi Sebut THL dan TBPP Pertanian Bisa Diangkat PNS. Ini Syaratnya! 

Presiden RI, Joko Widodo saat menghadiri silaturahmi dengan THL dan TBPP di Gor Jatidiri Semarang, Minggu (3/2/2019). Foto/Tribratanews Polds
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id
Presiden RI, Joko Widodo saat menghadiri silaturahmi dengan THL dan TBPP di Gor Jatidiri Semarang, Minggu (3/2/2019). Foto/Tribratanews Polda

SEMARANG- Presiden RI, Joko Widodo kembali meniupkan angin segar untuk tenaga harian lepas (THL) dan Tenaga Bantu Penyuluh Pertanian (TBPP). Orang nomor satu di Indonesia itu menyampaikan masih terbuka kemungkinan untuk pengangkatan THL dan TBPP menjadi PNS.

Hal itu terungkap ketika Presiden menggelar silaturahmi dengan THL dan TBPP seluruh Indonesia di GOR Jatidiri, Semarang, Minggu (3/2/2019).

Dalam acara itu, Jokowi hadir dengan didampingi Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman, Gubernur Jateng  Ganjar Pranowo, Pangdam IV Diponegoro Mayjen TNI Mocahmmad Effendi, Kapolda Jateng Irjen Pol Drs. Condro Kirono serta para perwakilan THL dan TBPP seluruh Indonesia.

Baca Juga :  Rumah Kosong di Kawasan Padat Penduduk Kota Salatiga Hangus Terbakar, Petugas Damkar Kesulitan Akibat Akses Jalan Sempit

Dalam sambutannya Presiden mengatakan bahwa sampai saat ini sangat membutuhkan THL dan TBPP karena masih sangat minim sekali tenaga tersebut.

Presiden juga mengatakan akan mengangkat THL dan TBPP menjadi ASN (Aparatur Sipil Negara). Akan tetapi dengan melihat payung hukum dan undang-undang yang berlaku saat ini.

Baca Juga :  Rapid Test Tetap Jadi Hal yang Penting untuk Deteksi Penyebaran Covid-19

“Sekali lagi akan dilihat dulu payung hukum yaitu undang- undang. Apabila memungkinkan akan kami siapkan perpresnya” ucap Jokowi.

Presiden juga berpesan agar mengatur harga jual dan harga produksi karena apabila tidak diatur maka harga jual akan anjlok turun drastis.

“Saya berpesan tolong diatur karena produksi melimpah tidak diatur ditata waktunya maka akan terjadi harga yang anjlok,” tegas Presdien RI. Wardoyo