JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

Kios PS di Pasar Sukodono Sragen Dibobol Komplotan Pencuri. Belasan TV dan Stick Dikuras, Kerugian Puluhan Juta 

Tim Polsek Sukodono saat melakukan olah TKP. Foto/Wardoyo
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id
Tim Polsek Sukodono saat melakukan olah TKP. Foto/Wardoyo

SRAGEN,JOGLOSEMARNEWS.COM Aksi pencurian menimpa kios play station (PS) di Pasar Tirtomulyo, RT 7, Desa Bendo, Sukodono, Sragen Sabtu (23/2/2019) dinihari. Sebuah kios PS dijebol dan dikuras oleh pelaku yang diperkirakan berjumlah lebih dari satu tersebut.

Kios yang dibobol tersebut diketahui milik Mei Ardiyanto (31) warga Dukuh  Harjosari, RT 002, Desa Majenang, Kecamatan Sukodono, Sragen. Data yang dihimpun menyebutkan aksi pencurian kali pertama diketahui oleh pemilik kios cukur di sebelah PS sekitar pukul 08.00 WIB.

Baca Juga :  Terus Bertambah, Satu Warga Sragen Kembali Dinyatakan Positif Covid-19 Hari Ini. Berasal dari Sragen Kota, Total Jadi 96 Kasus Positif, 37 Meninggal Dunia

Saat hendak membuka kiosnya Sabtu (23/2/2019), ia kaget membuka pintu kios didapati gembok yang bukan miliknya.

Setelah dicek ternyata gembok itu milik kios PS yang berada di sebelahnya. Mengetahui kejadian tersebut, ia langsung memanggil temannya dan kemudian bersama-sama mengecek pintu kios PS milik korban.

Saat dicek, ternyata pintu PS sudah terbuka dan barang-barang di dalamnya sudah tidak ada. Selanjutnya saksi langsung menghubungi korban yang kemudian melaporkan pencurian itu ke Polsek setempat.

Baca Juga :  Polres Sragen Ringkus 4 Tersangka Sindikat Maling Motor Lokalan. Beraksi Puluhan Kali, Total 27 Motor Curian Berhasil Diamankan

Kapolres Sragen, AKBP Yimmy Kurniawan mengungkapkan dari hasil pendataan, total ada 17 TV dan PS yang dikuras pelaku. Terdiri dari Tv LG 32 inc sebanyak 7 unit, Tv Aqua 40 inc sebanyak 2 unit, PS 3 merk Sony sebanyak 7 unit, PS 4 merk Sony sebanyak 1 unit.

Lalu stick Ps 3 sebanyak 16 buah dan stick Ps 4 sebanyak 2 buah. Akibat kejadian itu, korban mengalami kerugian sebesar Rp 44 juta. Saat ini kasus pencurian itu masih dalam penyelidikan. Wardoyo