JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Wonogiri

Kronologi Penangkapan Terduga Pelaku Curanmor Magetan Oleh Anggota Satlantas Wonogiri. Nekat Melawan Namun Bisa Dilumpuhkan

Terduga pelaku curanmor diborgol, sementara anggota Satlantas Polres Wonogiri memeriksa barang yang ada dalam motor.
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id
Terduga pelaku curanmor diborgol, sementara anggota Satlantas Polres Wonogiri memeriksa barang yang ada dalam motor.

WONOGIRI-Seorang terduga pelaku pencurian kendaraan bermotor (curanmor) berhasil ditangkap anggota Satlantas Polres Wonogiri. Proses penangkapan harus disertai adu fisik pasalnya terduga melakukan perlawanan.

Kapolres Wonogiri AKBP Uri Nartanti Istiwidayati melalui Kasatlantas AKP Dwi Erna Rustanti dan Paur Subbag Humas Aipda Iwan Sumarsono, Selasa (12/2/2019) menyebutkan, proses penangkapan bermula, dari diadakannya razia lalu lintas rutin di Jalan Ngadirojo-Wonogiri, tepatnya di patung jambu mete, Ngadirojo, Senin (11/2/2019). Dalam pelaksanaannya jajaran Unit Opsnal Satlatnas Polres Wonogiri dipimpin Kanit Patwal Iptu Darmin bersama delapan anggota.

Mendadak saat digelar razia, dari arah timur (Ngadirojo) melaju motor metik Honda Scoopy warna coklat hitam AD 5968 TW yang dikendarai oleh seorang lelaki yang masih muda umurnya dengan kecepatan tinggi. Pengendara sempat akan melarikan diri dengan membelokkan motor ke kanan. Seketika motor tersebut ditabrak atau dibentur oleh motor lain dari belakang hingga terjatuh dan membentur motor dinas milik petugas hunting.

Setelah semuanya diamankan ke tepi jalan di sebelah selatan, pengendara Honda Scoopy tersebut tancap gas ke arah utara hendak melarikan diri. Seketika petugas hunting Brigadir Prio Widiyatmoko menarik tubuh pengendara hingga terjatuh kembali. Kendati telah terjatuh, lelaki pengendara Honda Scoopy tersebut tetap melakukan perlawanan dan ngotot berusaha melarikan diri.

Baca Juga :  Satelit Alias Nangka Goreng Ternyata Dibikin Tesi di Warungnya, Dijamin Bikin Ketagihan

Oleh petugas lelaki tersebut dapat dilumpuhkan dengan tekhnik crip dan dijatuhkan tiarap. Barulah tim pemeriksa beserta Kanit datang untuk melakukan tindakan pemborgolan , penggeledahan, dan interogasi awal.

Adapun dari barang bukti yang diketemukan saat penggeledahan adalah sebagai berikut : satu unit motor Honda Scoopy warna Coklat Hitam AD-5968-TW tanpa STNK, STNK atas nama Winarni, No. Pol. AD-3782-QU, alamat : Jl. Belik No.44 Rejosari Rt 03 / 07, Purwodinigratan, Jbs , Sala (di dalam jok), plat nomor kendaraan AE-4773-QE (di dalam jok), sekor burung Murai Batu di dalam tempat bambu dalam jok, obat kuat, jimat, HP jadul di dalam saku celana pelaku, dan uang tunai sebesar Rp 318.000.

Baca Juga :  Forum Umat Islam (FUI) Wonogiri Kirim Pernyataan Sikap ke Pimpinan DPR RI, Ternyata Ini Isinya

Pengendara tersebut bernama Muladi alias Kabul (33), warga Dusun Bendo RT 2 RW 1, Coyudan, Kecamatan Colomadu, Karanganyar. Saat diinterogasi dia berbelit-belit dan terkesan mencurigakan, maka petugas membawa dirinya ke Kantor Satlantas Wonogiri untuk dilaporkan ke Kasatlantas dan diselidiki lebih lanjut.

“Setelah sesampainya di Kantor Satlantas, kami cek nomor polisi Honda Scoopy tersebut yaitu AD-5968-TW. Tapi ternyata tidak terdaftar di Samsat, kemudian dengan berkoordinasi ke Samsat Pacitan Jatim, kami cek nomor polisi yang tertera pada plat nomor AE4773-QE (yang ditemukan di jok). Kami dapatkan sebuah data kendaraan dengan data tercatat di Samsat Magetan Jatim, kemudian kami cek fisik nomor rangka dan nomor mesin ternyata ditemukan keindentikan. Selanjutnya kami cek ke Samsat Magetan dan Reskrim Magetan Jatim, didapat bahwa data kendaraan tersebut telah diblokir di Samsat dengan keterangan kasus Curanmor,” ungkap dia.

Selanjutnya terduga pelaku diserahkan barang buktinya ke Piket Satreskrim Polres Wonogiri untuk ditindaklanjuti penyelidikan. Aris Arianto