loading...
Ilustrasi regu Dalmas Polres Sukoharjo menggelar latihan menjelang Pilkades Serentak. Foto : istimewa.

KARANGANYAR, JOGLOSEMAR NEWS.COM Menjelang pelaksanaan Pilkades serentak di 145 desa di Karanganyar, Polres dan Kodim menyatakan siap untuk melakukan back up pengamanan.

Kapolres Karanganyar, AKBP Catur Gatot Efendi menyampaikan komitmen mengawal dan mengamankan seluruh tahapan pilkades. Beberapa waktu lalu Polres Karanganyar mengecek ke 16 kecamatan penyelenggara pilkades.

“Kami melaksanakan penguatan ke kecamatan-kecamatan. Semoga saat pelaksanaan berjalan sesuai aturan. Pelanggaran pidana bisa kami proses sesuai aturan. Harapan saya tidak ada. Semua berkomitmen menyukseskan pilkades,” tutur Kapolres saat memberikan sambutan apel persiapan pengamanan Pilkades di Halaman Pemkab, Rabu (14/2/2019).

Perwira Seksi (Pasi) Operasi Kodim 0727/Karanganyar, Kapten (Inf) Suyatno, mewakili Dandim 0727/Karanganyar, Letkol (Inf) Muhammad Ibrahim Mukhtar Maksum, mengingatkan seluruh peserta gelar pasukan tentang pengamanan melekat dan menggunakan naluri saat bertugas. Dia meminta seluruh petuga keamanan memperhatikan gelagat dari orang di lingkungan sekitar.

Baca Juga :  Tim BPS Mendadak Datangi Kediaman Bupati Karanganyar dan Tanya Data-Data. Ada Apa?

“Yang kira-kira akan melanggar aturan atau meresahkan, segera ditindaklanjuti. Kalau dibiarkan akan berkembang. Jangan sampai ada percikan. Koordinasi dengan aparat pengamanan lain,” ungkap dia.

Sementara Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Karanganyar, Kurniadi Maulato, menjelaskan penjagaan akan dilakukan di balaidesa, rumah calon kades. Setiap anggota melaksanakan fungsi masing-masing. Sebanyak dua anggota Satpol PP akan berada di setiap desa penyelenggara pilkades.

Baca Juga :  Gempar Mayat Bayi Membusuk Dibuang di Selokan Dekat Waduk Lalung Karanganyar. Kondisinya Sudah Rusak dan Tak Bisa Dikenali

“Selain itu pergerakan mobile. Ada satu peleton di kecamatan. Kami sesuaikan tugas, pokok, dan fungsi saat mengatasi masalah. Kalau lokasi rawan itu rata-rata diprediksi rawan,” ungkap dia. Wardoyo