loading...
Tatag Prabawanto. Foto/Wardoyo

SRAGEN- Pemkab Sragen resmi mengumumkan memperoleh 720 formasi untuk rekrutmen pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (P3K atau PPPK). Dari kuota itu, semuanya dikhususkan hanya untuk tenaga honorer kategori 2 (K2) yang sudah terdata di database Kemenpan RB dan BKN.

Hal itu disampaikan Sekretaris Daerah (Sekda) Sragen, Tatag Prabawanto, Jumat (8/2/2019). Kepada Joglosemar, ia mengatakan untuk rekrutmen pegawai PPPK atau P3K, Kabupaten Sragen mendapat 720 kuota atau formasi.

Rinciannya, 540 kuota untuk tenaga pengajar atau guru, kemudian 68 untuk tenaga kesehatan atau medis, dan sisanya untuk tenaga teknis penyuluh pertanian.

Baca Juga :  Ayo Buruan! Pendaftaran PPPK Hanya Sampai Minggu 17 Februari, Ini Alur Pendaftarannya

“Sragen dapat formasi total 720. Terdiri dari tenaga guru 540, tenaga kesehatan 68 dan selebihnya tenaga teknis pertanian,” paparnya Jumat (8/2/2019).

Menurutnya, kuota itu disesuaikan pengajuan dari masing-masing Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) yang terkait. Namun untuk rekrutmen pegawai P3K ini, semuanya akan dibuka khusus untuk tenaga honorer K2 yang sudah masuk database BKN dan Kemenpan-RB.

Untuk teknis pendaftaran, nantinya akan digelar mengikuti jadwal yang ditetapkan BKN. Pun dengan persyaratan dan teknis seleksi juga sesuai dengan ketentuan yang ditetapkan BKN.

Baca Juga :  Pendaftaran PPPK 2019 Resmi Dimulai Hari Ini, Ini Cara Login & Persyaratan Akses Serta Alurnya
Loading...

“Daerah hanya berwenang melakukan pendaftaran atau registrasi saja seperti rekrutmen CPNS 2018 kemarin. Sedangkan teknis seleksi dan ujian CAT akan diselenggarakan oleh BKN,” urainya.

Sementara, terpisah Kepala Kantor Regional I BKN Jogja, Anjaswari Dewi kepada Joglosemar Jumat (8/2/2019) menyampaikan berdasarkan pengumuman dari BKN pusat, informasi rekrutmen PPPK atau P3K sudah dibuka dan bisa diakses mulai 8 Februari 2019 ini.

Namun untuk pendaftarannya baru akan dibuka mulai tanggal 10 Februari 2019 besok. Pendaftaran dan persyaratan bisa diakses melalui website resmi yang sudah dirilis oleh BKN. Wardoyo


Loading...