loading...
Loading...
Apel siaga kesiapan Pemilu Damai yang dihadiri ribuan pendekar warga PSHT Cabang Karanganyar Pusat Madiun di Alun-alun Karanganyar, Minggu (10/2/2019). Foto/Wardoyo

KARANGANYAR- Ribuan pendekar warga  Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) Cabang Karanganyar Pusat Madiun menyatakan sikap untuk siap mengawal dan menyukseskan Pemilu dan Pilpres 17 April mendatang.

Secara implisit, mereka juga resmi melabuhkan dukungan untuk paslon Capres-Cawapres yang sudah terbukti kinerjanya selama lima tahun terakhir.

Hal itu terungkap saat ribuan warga PSHT itu mengikuti apel siapa di Alun-alun Karanganyar, Minggu (10/2/2019). Selain kesiapan mengawal Pemilu, apel siaga juga dijadikan ajang untuk mengukuhkan pernyataan sikap setia NKRI dan melawan seagla bentuk isu dan upaya yang merongrong keutuhan negeri ini.

Baca Juga :  Terungkap, Ini Penyebab Adanya 2.200 Janda Baru di Karanganyar. Faktor Ekonomi dan Selingkuh Jadi Pemicu 

Ketua Cabang PSHT Karanganyar, Suhanto mengatakan, ikrar yang diikuti seluruh keluarga besar PSHT Karanganyar ini, merupakan wujud kecintaan terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) serta ikut membantu aparat keamanan mensukseskan pileg dan pilpres mendatang.

“Ini adalah sikap PSHT. Kita lahir di Indonesia. Maka sangat layak, menyampaikan kecintaan kepada tanah air. Saya menghimbau kepada seluruh warga agar memperhatikan dan menyikapi dengan positif apa yang diikrarkan dalam bntuk sikap dan perilaku dengan  penuh tanggungjawab,” papar Suhanto usai kegiatan.

Baca Juga :  Miris, Paripurna Pertanggungjawaban APBD Karanganyar Berlangsung Lengang. Fraksi PKS Menghilang, Sejumlah Kursi Juga Kosong 

Sementara itu, Koordinator PSHT Jawa Tengah dan DIY, AKBP Sapto Yohanes berpesan agar semua warga PSHT  menjaga nama baik dan tidak merepotkan aparat keamanan.

Ia juga mewanti-wanti agar para warga PSHT di mana pun berada, senantiasa menjunjung tinggi budi pekerti dan menghindari segala bentuk tindakan yang bisa berdampak hukum.

Di sisi lain, Bupati Karanganyar, Juliyatmono meminta agar PSHT tetap menjaga kondusivitas Karanganyar.  Terutama menjelang pelaksanaan pemilihan kepala desa yang akan dilaksanakan pada tanggal 20 Februari 2019 serta pelaksanaan pileg dan pilpres tanggal 17 April 2019 mendatang.

Baca Juga :  Polres Karanganyar Bongkar Praktik Pencurian Listrik Oleh BTL Nakal. Tarif Rp 30 Juta Untuk Tambah Daya 23.000 Watt, Ternyata Listriknya Dicurikan Los Strom 

“Walau beda pilihan, tapi tetap jaga kebersamaan dan kondusifitas. Hindari ujaran kebencian dan gunakan hak pilih anda dengan baik,” kata bupati.

Sementara, dalam kegiatan tersebut, sejumlah pengurus ranting PSHT juga menyatakan sikap untuk memberikan dukungan terhadap paslon nomor urut 01 Jokowi-Ma’ruf Amin yang dinilai sudah menunjukkan kinerja positif dan banyak keberhasilan. Wardoyo

Iklan
Loading...