JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

Seleksi Pegawai P3K Diwacanakan Digelar Februari 2019. Pemkab Sragen Usulkan 600 Kuota, Berikut Persyaratan dan Tesnya! 

Tatag Prabawanto. Foto/Wardoyo
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id
Tatag Prabawanto

SRAGEN- Pemkab Sragen berencana mengusulkan 600 kuota untuk pengangkatan pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (P3K atau PPPK) tahun 2019. Tenaga honorer akan mendapat prioritas utama dalam pengangkatan P3K tersebut.

Hal itu disampaikan Sekda Sragen, Tatag Prabawanto. Ia menyampaikan pengusulan kuota P3K itu sebagai tindaklanjut rakor nasional membahas rekrutmen P3K oleh pusat belum lama ini.

“Untuk Sragen kita akan mengusulkan sekitar 600 kuota. Pertimbangannya jumlah pensiun PNS kita pertahun sekitar 500 orang,” paparnya kemarin.

Baca Juga :  Tertular dari Bosnya asal Solo, Buruh Pabrik Kayu Asal Sumberlawang Sragen Yang Positif Covid-19 Akhirnya Berhasil Sembuh. Sempat Berjuang Selama Sepekan Melawan Virus

Selain pertimbangan angka pensiun, usulan kuota itu juga didasarkan pertimbangan kemampuan keuangan daerah. Sebab mereka nantinya akan digaji yang dibebankan ke daerah.

Tatag menguraikan pengangkatan P3K tetap melalui mekanisme seleksi. Prioritas pertama akan diberikan untuk mereka yang berasal dari honorer K2.

Sistem seleksi juga akan menggunakan computer assested test (CAT) seperti pada seleksi PNS.

Akan tetapi, kemungkinan passing grade nilainya akan diturunkan. Persyaratan untuk mengikuti tes P3K ini jauh lebih terbuka.

Menurut Sekda, untuk ikut tes, honorer tidak lagi dibatasi umur.

Baca Juga :  Kades Tegaldowo Gemolong Positif Covid-19, Balai Desa Langsung Lockdown 10 Hari. Pelayanan Ditutup Total, Semua Perangkat Desa Diswab!

“Meski tinggal dua atau tiga tahun pensiun, juga nggak apa-apa,” jelasnya.

Khusus untuk peserta jalur K2, adalah mereka yang sesuai dan masuk dalam pendataan tahun 2004 serta tercatat di database BKN maupun Menpan RB.

“Jadi enggak semua diangkat dan  belum tentu semuanya lolos,” tegasnya.

Mengenai pelaksanaan tes, diharapkan bisa digelar bulan Februari ini. Namun kepastian tanggal dan waktunya masih menunggu petunjuk dan kebijakan pusat. Wardoyo