JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

Sisir Puskesmas dan Bantaran, Polres Sragen Sebut Bayi Dimungkinkan Buangan dari Atas! 

Ilustrasi petugas PMI mengevakuasi mayat bayi dibuang. Foto/Wardoyo
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id
Petugas PMI saat mengevakuasi jasad bayi mungil di Sungai Bengawan Solo Prayunan Ngrampal, Sragen, Jumat (22/2/2019). Foto/Wardoyo

SRAGEN, JOGLOSEMARNEWS.COM Tim Polres Sragen menyisir sejumlah Puskesmas dan tempat persalinan di sejumlah kecamatan di bantaran Sungai Bengawan Solo. Namun tim mengaku belum menemukan indikasi adanya perempuan yang diduga sebagai pembuang bayi yang mayatnya ditemukan hanyut terdampar di wilayah Prayunan, Kedungupit, Sragen, Jumat (22/2/2019).

“Sementara kita sudah lakukan penyelidikan di bantaran-bantaran sungai sepanjang Bengawan Solo. Sudah koordinasi ke Puskesmas setempat baik di Masaran, Plupuh, Tanon, tapi sampai saat ini belum ada tanda-tanda ibu yang baru melahirkan tapi bayinya tidak ada,” papar Kapolres Sragen, AKBP Yimmy Kurniawan melalui Kasat Reskrim AKP Harno.

Baca Juga :  Satu Polisi Asal Sragen Dilaporkan Positif Terpapar Covid-19. Bertugas di Kantor Samsat Karanganyar

Kasat Reskrim menguraikan sejauh ini, tim belum mendapatkan petunjuk bahwa pelaku pembuang bayi orang sekitar bantaran. Karenanya tidak menutup kemungkinan, pelaku justru orang dari jauh yang sengaja melintas dan membuang bayinya di sungai.

“Karena saat ditemukan bayi itu, kondisi bengawan juga sedang banjir dan airnya lumayan tinggi. Bisa jadi mungkin itu hanyutnya dari atas hulu sana. Dari Solo atau di atasnya lagi. Mengingat diperkirakan bayi itu sudah ada di air antara 2 sampai 3 hari,” terangnya.

Baca Juga :  Kades Tegaldowo Gemolong Positif Covid-19, Balai Desa Langsung Lockdown 10 Hari. Pelayanan Ditutup Total, Semua Perangkat Desa Diswab!

Meski demikian, Kasat Reskrim menegaskan pihaknya akan terus melakukan penyelidikan terkait kasus penemuan mayat bayi itu.

Seperti diberitakan, jasad bayi itu membuat gempar setelah ditemukan oleh warga di tepi sungai Bengawan Solo wilayah Prayunan, Jumat (22/2/2019) pagi. Saat kali pertama ditemukan, kondisi bayi sangat mengenaskan.

Kondisi tubuhnya sudah mengembung. Menurut keterangan warga, jasad bayi itu diketahui oleh warga yang curiga dengan sesosok benda mengapung di tepian sungai dan ternyata adalah sosok bayi. Wardoyo