JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

Akhiri Masa Menyeramkan, 41 Napi Lapas Sragen Ikuti USBN Kejar Paket B dan C. Satu Napi Berpeluang Dapat Beasiswa ke Perguruan Tinggi

Puluhan napi Lapas Sragen saat mengikuti ujian USBN Kejar Paket di Lapas Sragen, Sabtu (9/3/2019). Foto/Wardoyo
Puluhan napi Lapas Sragen saat mengikuti ujian USBN Kejar Paket di Lapas Sragen, Sabtu (9/3/2019). Foto/Wardoyo

SRAGEN, JOGLOSEMARNEWS.COM Semangat reformasi dan pembenahan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II A Sragen, terus dilakukan. Tak hanya sisi petugas dan pelayanan, pemenuhan hak napi pun kini tak luput dari perhatian.

Seperti pemenuhan hak untuk mendapat pendidikan. Sebanyak 41 napi, Sabtu (9/3/2019) pagi berkesempatan mengikuti ujian sekolah berbasis nasional (USBN) kelompok belajar (Kejar) paket B dan C.

Ujian itu digelar sebagai rangkaian mendekati akhir dari kegiatan belajar Kejar Paket yang sudah dirintis beberapa bulan lalu.

Ketua Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Pengayoman Ngawi, Indra Prawoto yang digandeng untuk penyelenggaraan Kejar Paket di Lapas Sragen, menuturkan USBN itu adalah ujian akhir menjelang Ujian Nasional Paket C setara SMA yang akan dihelat April mendatang. Sedangjan UN untuk Paket B setara SMA digelar Mei mendatang.

Baca Juga :  Tolak Politik Identitas dan Isu-Isu Agama, Bupati Juliyatmono: Yang Kecil Bisa Makin Tertindas!

Ujian USBN digelar untuk beberapa mata pelajaran seperti pada pendidikan formal. Mulai dari PKN, Pendidikan Agama, IPA, IPS dan lainnya selama tiga hari. Untuk USBN Kejar Paket B dan C di Lapas Sragen diikuti 41 peserta.

“USBN ini untuk mengetes pelajaran yg dipelajari sampai detik terakhir. Ujiannya memakai kertas, tapi nanti kalau UN pakai komputer. Kami salut, antusias mereka sangat tinggi. Bahkan banyak yang sebelum selesai sudah tanya bagaimana nanti kelanjutan kami,” papar Indra disela memantau kegiatan USBN.

Baca Juga :  Innalillahi, Anggota DPRD Sragen dari PDIP, Sukamto Meninggal Dunia Malam Ini

Menurutnya, hasil Kejar Paket itu nantinya bisa jadi pijakan untuk melanjutkan pendidikan lebih tinggi. Mereka yang lulus dari Kejar Paket A bisa naik ke Paket B dan seterusnya. Termasuk yang lulus kejar Paket C bisa melanjutkan ke perguruan tinggi.

Khusus untuk perguruan tinggi, pihaknya sudah menyiapkan satu kuota bagi Napi Lapas Sragen yang memenuhi syarat dan lulus kejar Paket C.

“Saya sudah bekerjasama dengan perguruan tinggi. Tapi hanya punya 1 kuota bidik misi dan nanti bisa kuliah gratis. Sudah ada calonnya juga di Lapas Sragen yang kelihatannua memenuhi syarat,” urainya.

Halaman selanjutnya »

Halaman :  1 2 Tampilkan semua