JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

Begal Sadis di Ngrampal Sragen Terdeteksi Naik Motor Mega Pro. Kabur ke Arah Solo 

Ilustrasi begal
Ilustrasi begal

SRAGEN, JOGLOSEMARNEWS.COM Aksi begal terjadi di jalan Sragen-Ngawi Kilometer 6-7 Kebonromo, Ngrampal, Sragen, Kamis (28/3/2019) malam. Sekeluarga yang terdiri dari bapak ibu dan anak berusia 12 tahun mengalami luka setelah digasak begal yang berhasil kabur itu.

Dari keterangan korban saat melapor ke Polres, pelaku diketahui mengendarai sepeda motor. Motor yang dikendarai berjenis Mega Pro.

“Dari keterangan korban, pelaku sempat terlihat mengendarai motor jenis Honda Mega Pro,” papar Kasubag Humas Polres Sragen, AKP Agus Jumadi mewakili Kapolres AKBP Yimmy Kurniawan.

Namun karena kejadian berlangsung cepat, korban tak sempat mengenali dan mencermati perawakan pelaku. Usai merobohkan motor dan gagal menggasak tas, pelaku langsung kabur ke arah Sragen menuju barat arah Solo.

Baca Juga :  Jualan Sepi Dampak Pandemi Covid-19, Tukang Pentol Goreng Asal Tangen Nekat Bunuh Diri Terjun dari Jembatan Sapen. Padahal Anak Keduanya Masih Bayi

“Saat ini kasusnya masih dilakukan pendalaman. Yang jelas, pelaku belum sempat mendapatkan hasil karena korban berhasil mempertahankan tasnya meski kemudian terjatuh dan mengalami luka,” jelasnya.

Data yang dihimpun di Mapolres Jumat (29/3/2019), aksi begal terjadi pukul 21.00 WIB. Menimpa Diyoni (44) warga Kuniran RT 3/2, Kelurahan Jaten, Karanganyar yang memboncengkan istrinya, Eny Yulianti (41) dan putranya Muh Zidan Adi Firmansyah (12).

Menurut keterangan korban, aksi pembegalan itu terjadi saat ia dan anak istrinya dalam perjalanan pulang menuju Karanganyar dari Widodaren, Ngawi. Ia mengendarai motor Yamaha Jupiter MX AD 5923 GZ.

Baca Juga :  Tak Hanya ke Kejaksaan, Kepala DPUPR Sragen Juga Dilaporkan ke Polda Jateng. Terkait Indikasi Penyalahgunaan Wewenang dan Jabatan di 5 Proyek Bernilai Miliaran

Sesampai di lokasi kejadian yang agak sepi, mendadak motornya dipepet seorang pria tak dikenal yang mengendarai sepeda motor. Pelaku kemudian berusaha memepet korban dan menarik tas warna coklat yang dikaitkan di leher istri korban.

“Karena kaget, istri korban berusaha melawan dan mempertahankan tasnya. Sempat terjadi tarik menarik sehingga akhirnya motor korban tertarik dan roboh ke jalan. Istri dan anak korban juga terjatuh serta mengalami luka,” tukasnya. Wardoyo