loading...
Loading...
Ilustrasi minum air putih. Foto: pexels

JOGLOSEMARNEWS.COM – Salah satu organ vital bagi manusia adalah ginjal. Organ ini bertugas memfilter cairan dan limbah untuk dikeluarkan, juga menghasilkan enzim renin untuk menjaga tekanan darah, hormon eritropoietin, dan vitamin.

Dalam satu hari ginjal menyaring sekitar 120-150 liter darah per hari dan menghasilkan sekitar 1-2 liter urin.

Karena fungsinya yang begitu banyak, organ ini perlu dijaga kesehatannya. Salah satu caranya adalah menjaga tubuh tetap terhidrasi dengan meminum air putih yang cukup. Berapa idealnya?

Baca Juga :  Teh dan Kopi Tidak Disarankan untuk Berbuka Puasa, Ini Alasannya

Ketua Umum Pengurus Besar Perhimpunan Nefrologi Indonesia atau Pernefri Aida Lydia mengatakan, minum air putih disarankan 8 gelas per hari. “Tapi tidak harus segitu karena kebutuhan masing-masing orang berbeda-beda,” kata Aida di Jakarta, Rabu, (13/3/2019).

Ia mengatakan, orang yang senang beraktivitas berat hingga mengeluarkan banyak keringat, akan membutuhkan cairan lebih dari delapan gelas per hari. Sebaliknya, ada juga orang yang kebutuhannya kurang dari dua liter. “Kalau tubuhnya kecil, kebutuhan cairannya tidak sampai dua liter,” ujar dia.

Baca Juga :  Ini Tanda-tanda Tubuh Kurang Nutrisi, Tak Perlu Repot Hitung Asupan Kalori

Meski air putih baik untuk kesehatan ginjal, konsumsi yang terlalu banyak juga ternyata berdampak buruk bagi kesehatan. Air putih yang berlebihan dapat mengganggu elektrolit dan mengakibatkan terjadinya pembengkakan pada sel-sel tubuh.

Minum air putih saja tak cukup untuk menjaga kesehatan ginjal. Hal terpenting untuk mencegah penyakit ini adalah menjalani gaya hidup sehat dan menjauhi faktor risikonya seperti merokok, obesitas, gula darah tinggi, tekanan darah tinggi, alkohol, dan kurang beraktivitas.

Baca Juga :  Ini Penjelasan Dokter Terkait Jadwal Minum Obat Selama Puasa Ramadan

www.tempo.co

Loading...