JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

Diawali Suara Motor Dibleyer, Warga Sidoharjo Sragen Kemudian Hilang di Bengawan Solo. Motor dan Sandal Jepit Ungu Milik Korban Ditemukan di Tepi Sungai 

Foto kenangan korban (kanan). Foto/Istimewa
Foto kenangan korban (kanan). Foto/Istimewa

SRAGEN, JOGLOSEMARNEWS.COM Warga Desa Tenggak, Sidoharjo digegerkan dengan hilangnya seorang warga bernama Triyanto (37). Warga asal Dukuh Nglombo RT 3, Desa Tenggak, Sidoharjo itu mendadak menghilang Kamis (7/3/2019) malam lukul 22.00 WIB.

Anehnya, warga menemukan sepeda motornya tergeletak di tepi Sungai Bengawan Solo di wilayah Dukuh Meteb, RT 11, Desa Tenggak, Sidoharjo. Data yang dihimpun di lapangan, korban dilaporkan hilang Jumat (8/3/2019) setelah keluarga mendapati korban tak pulang hingga pagi hari.

Baca Juga :  Kasus Covid-19 Kecamatan Sidoharjo Terus Meningkat, Kapolsek Gerakkan Program Sidoharjo Bermasker. Izin Hajatan dan Keramaian Sementara Stop Dulu!

“Kepada istrinya, korban sempat pamitan mau ke rumah Pak Bayan. Tapi setelah dilacak ke Pak Bayan, sowannya sudah pagi harinya. Tahunya hilang setelah motornya ditemukan di dekat sungai. Sehingga dugaannya memangkecelakaan air,” papar Kapolsek Sidoharjo, AKP Agus Taruna mewakili Kapolres Sragen, AKBP Yimmy Kurniawan Sabtu (9/3/2019).

Sementara berdasarkan keterangan warga sekitar, malam sebelum korban hilang, warga sempat mendengar suara motor dibleyer-bleyer. Motor yang diduga milik korban itu meraung-raung sekitar pukul 22.00 WIB.

Baca Juga :  Curahan Hati Ribuan Pekerja Seni Ngisor Tarub Sragen, Sudah 6 Bulan Puasa Penghasilan. Desak Izin Hajatan Dibuka Lagi, Bupati Minta Waktu 5 Hari untuk Koordinasi Polda

“Pada paginya barulah diketemukan sepeda motor yang sudah tergeletak milik Triyanto. Polsek Sidoharjo yang sudah mendapat laporan, segera menuju ke lokasi,” urai Kapolsek.

Dari lokasi ditemukan motor korban, juga ditemukan sandal japit swallow warna ungu. Dari keterangan keluarga, sandal itu memang diakui milik korban.

Atas dasar laporan keluarga, lalu tim terkait langsung melakukan pencarian ke Sungai Bengawan Solo. Wardoyo