loading...
Loading...
AKP Harno (kiri) dan AKP Agus Jumadi. Foto/Wardoyo

SRAGEN, JOGLOSEMARNEWS.COM- Laporan penghinaan Presiden Jokowi oleh akun facebook Badak Badak Jenar oleh anggota DPRD PKB Sragen langsung ditindkalanjuti dengan sigap oleh Polres setempat. Tak butuh waktu lama, polisi mengaku sudah mengantongi identitas pemilik akun yang memposting status dan foto bernada melecehkan Presiden itu.

“Sudah kita dapatkan identitasnya. Tapi sementara belum kita sampaikan. Ini masih kita dalami,” papar Kapolres Sragen AKBP Yimmy Kurniawan melalui Kasat Reskrim AKP Harno kepada wartawan Rabu (27/3/2019).

Baca Juga :  Kasus Boikot Hajatan di Hadiluwih Sragen Berakhir di Meja Balai Desa. Pak RT Akhirnya Minta Maaf, Pernyatan Bu Tini Malah Bikin Trenyuh 

Didampingi Kasubbag Humas, AKP Agus Jumadi, Kasat Reskrim menjelaskan pihaknya sudah memeriksa dua orang saksi dalam kasus ini. Pendalaman dilakukan juga untuk memastikan apakah akun itu berdiri sendiri atau ada orang lain yang terlibat.

Ia juga menyampaikan saat ini pendalaman juga terus dilakukan untuk menuntaskan kasus ujaran kebencian tersebut.

“Kita akan panggil beberapa saksi lagi untuk memperkuat posisi kasusnya,” tandasnya.

Kasat menjelaskan dalam kasus itu, pemilik Akun Badak Badak Jenar bakal dijerat dengan UU ITE pasal 45 ayat 3 UU 19 Tahun 2016 perubahan atas UU No 11/2008.

Baca Juga :  Langgar Netralitas, Sejumlah Pejabat, PNS dan Perangkat Desa di Sragen Direkomendasi Sanksi oleh KASN. Ada Yang Diberhetikan Hingga Diturunkan Pangkatnya 

Mengacu UU tersebut, pelaku bakal berhadapan dengan ancaman hukuman maksimal 4 tahun penjara.

Untuk memastikan posisi kasus, tim juga akan memperkuat pembuktian dari aspek ilmiah.

Yakni dengan menggandeng ahli-ahli IT dan Puslabfor.

“Segera kita undang saksi-saksi ahli IT dan lainnya itu,” tandasnya.

Seperti diberitakan, masyarakat Sragen diresahkan dengan kemunculan akun di facebook (FB) yang mengunggah postingan bernada menghina Presiden Jokowi. Akun bernama Badak Badak Jenar itu pun langsung dilaporkan ke Polres Sragen.

Baca Juga :  Rp 1 Miliar Untuk Bangun Ruang Serbaguna Baru di DPRD Sragen. Ruang Tunggu dan Ruang Fraksi Ternyata Belum Punya Toilet 

Laporan dilakukan oleh legislator PKB Sragen, Fathurrohman. Ia melaporkan akun Badak Badak Jenar karena postingannya sudah meresahkan dan berisi penghinaan terhadap Jokowi.

Akun itu mengunggah postingan berisi “Gara2 monyet satu ibu, Indonesia jadi hancur, legal lgbt, utang5000T, sham untuk asing, bumn rugi. Bikin tol ngutang dkk”.

Di bawahnya tertulis Muka M*NYET Neraka yang disertai gambar wajah Presiden Jokowi. Wardoyo

 

Loading...