JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Semarang

Geger Wanita Bernama Sumi Ditemukan Tewas Gantung Diri di Kamar Tidurnya

gantung diri
ilustrasi

 

 

gantung diri
ilustrasi

REMBANG, JOGLOSEMARNEWS.COM Seorang nenek bernama Sumiyati (74), warga Desa Sumberjo RT 2/RW 8 Kecamatan Kota Rembang, hidup sebatang kara ditemukan tewas gantung diri di dalam kamar tidurnya, pada Rabu (13/3/19) siang.

Korban ditemukan tewas, saat keponakannya bernama Bandi hendak mengirimkan makanan di rumah korban. Kebetulan Bandi tinggal tepat bersebelahan dengan rumah korban. Bandipun mengaku kaget atas kondisi tersebut. Ia pun tak menyangka, korban hingga nekat mengakhiri hidupnya dengan bunuh diri itu.

Sebab, selama ini korban diketahui tidak memiliki gangguan penyakit apapun. Selain itu, persoalan perekonomian selama ini juga selalu ditanggung oleh dirinya bersama anggota keluarga yang lain.

Baca Juga :  Jika Dinilai Berbahaya, Gubernur Ganjar Minta KPU dan Bawaslu Pertimbangkan Usulan Penundaan Pilkada Serentak 2020

“Saya kira kalau memang ada permasalahan sepertinya enggak. Selama ini beliau juga sehat-sehat saja, setiap sore duduk disini (diluar rumah).Sedangkan soal ekonomi, setiap hari makan sama saya, jajan juga kami kasih. Kami ya kaget kenapa,” kata Bandi.

Kapolsek Rembang Kota Polres Rembang AKP Haryanto saat berada ditempat kejadian mengatakan korban ditemukan pertama kali oleh Bandi yang hendak mengirim sarapan untuk korban. Korban bunuh diri dengan menggantung pada rangka kasur menggunakan tali rafia.

Baca Juga :  I’am Pelgading, Wisata Alam Nan Menakjubkan

Sedangkan posisi korban saat ditemukan dalam keadaan duduk, leher terikat tali rafia pada rangka ranjang.

“Mungkin awalnya korban menggantung, namun rangkanya yang tidak kuat sampai melengkung ke bawah, hingga akhirnya korban ditemukan dalam kondisi duduk di ranjang,” jelas Kapolsek Rembang Kota AKP Haryanto.

Pihak kepolisian memastikan tidak ditemukan luka bekas kekerasan pada tubuh korban setelah dilakukan pemeriksaan oleh tim medis. Pihak keluarga juga telah menerima kondisi tersebut, dan korban langsung dimakamkan. Wardoyo