loading...
Loading...
Ilustrasi baliho caleg DPR RI dari Gerindra di Pungkruk Sidoharjo Sragen yang diturunkan paksa, Selasa (8/1/2019). Foto/Wardoyo

SRAGEN, JOGLOSEMARNEWS.COM – Ratusan alat peraga kampanye (APK) Pemilu 2019 dipasang menyalahi aturan, ditertibkan paksa oleh tim gabungan, Sabtu (2/3/2019). Penertiban dilakukan oleh Badan Pengawas pemilu (Bawaslu) Kabupaten Sragen bersama tim terkait.

Penertiban ratusan APK itu digelar di sembilan kecamatan. Penertiban juga dikawal pengamanan petugas kepolisian.

Baca Juga :  33.000 Warga Sragen Tunggu Keping E-KTP, Dispendukcapil Siap Luncurkan Si Anton

Kapolres Sragen AKBP Yimmy Kurniawan mengatakan penertiban hari itu digelar di sembilan kecamatan secara serentak.

Dari penertiban itu diturunkan ratusan alat peraga yang melanggar ketentuan. Penertiban dilakukan pada APK berbentuk baliho, spanduk, pamflet, bendera ataupun stiker.

Baca Juga :  Korupsi Alsintan Sragen Jilid 2, Dua Tersangka Mainkan Bantuan Dari Jalur Aspirasi DPR RI. Tiap Poktan Digorok Rp 20-35 Juta, Kerugian Capai Ratusan Juta

“Penertiban dilakukan p

panwascam asing masing kecamatan, dan Kasie Trantib, dengan pengamanan polisi,“ papar Kapolres.

Sembilan kecamatan itu diantaranya Kecamatan Tanon, Gemolong, Sidoharjo, Jenar, Mondokan, Gondang, Kalijambe, Sragen Kota, Ngrampal.

Penertiban menyasar alat peraga tersebut ada yang di pasang dengan cara di paku di pohon, di tali, melintang di jalan dan di lingkungan pendidikan atau dekat sekolah.

Baca Juga :  Polres Sragen Kembali Berduka, Kapolsek Sidoharjo Mendadak Meninggal Dunia.  Sempat Mengeluh Sakit dan Dilarikan ke RSUD Sragen 

“Alat peraga yang telah dilepas tersebut, diamankan di kantor Panwascam masing masing. Sedangkan beberapa kecamatan lain, di agendakan juga akan segera dilakukan penertiban,” tandas Kapolres. Wardoyo

 

Loading...