loading...
Loading...
Para siswa saat memasukkan surat suara. Foto/Wardoyo

SRAGEN, JOGLOSEMARNEWS.COM- Hiruk pikuk pemilihan umum bukan ternyata tak hanya terjadi dalam kontestasi politik saja. Di dunia sekolah pun, tata cara demokrasi juga mulai diperkenalkan dalam wujud nyata.

Salah satunya di MTSN 4 Sragen yang mulai menerapkan pendidikan demokrasi melalui pemilihan ketua Organisasi Siswa Intra Madrasah (OSIM). Pemilihan Ketua OSIM yang digelar Rabu (13/3/2019) itu dikemas mirip pemilu langsung.

Layaknya kontestasi pemilihan umum, siswa di MTSN 4 Sragen diberikan kesempatan memilih calon ketua OSIM lwt sejumlah tahapan. Sekitar 855 siswa dari semua kelas diwajibkan memberikan hak suaranya, siswa memberikan hak suaranya secara bergantian sesuai urutan Daftar Pemilih Tetap (DPT).

Sebelum pemilihan digelar, dilaksanakan apel terlebih dahulu. Dalam sambutannya Kepala MTSN 4 Sragen, Sumanto mengatakan semua warga madrasah harus mengikuti proses pemilihan sampai dengan selesai.

Baca Juga :  Bupati Sragen Isyaratkan Pilkades Serentak 167 Desa Digelar Tanggal 27 September mendatang. Pesannya Pilih Calon Yang Begini! 

Pasalnya kegiatan itu adalah salah satu bentuk latihan untuk memilih pemimpin yang bisa diandalkan.

“Siswa yang menjadi kandidat calon juga harus menunjukan kreativitasnya guna menarik perhatian teman-teman agar memilihnya,” paparnya.

Menurutnya pemilihan secara langsung itu dilaksanakan sebagai bagian dari pendidikan dan mengenalkan demokrasi sejak dini.

Pembina OSIM MTsN 4 Sragen, Didik Hardi Handoko, kemudian memberikan arahan tata cara pemilihan yang sama persis dengan aturan pemilu. Panitia yang sudah dibentuk segera bertugas menyelenggarakan tata cara pemilihan.

Dalam pemilihan OSIM ini diikuti oleh 4 pasangan calon yakni, nomor urut 1 yakni Ahmad Kholil – Rahmaisya. Nomor urut 2 yakni Uston Nawawi – Eka Ayu, nomor urut 3 yakni Rifki Naufal – Salsabila R dan nomor urut 4 yaitu Edo Munawar – Avinda Indri.

Baca Juga :  Selingkuhi Istri Orang, Warga Gemolong Babak Belur Dihajar 5 Pria. Korban Luka Parah dan Dilarikan ke Rumah Sakit 

Selesai penyampaian tata cara pemilihan dari pembina OSIM, tahapan berikutnya adalah pemaparan visi misi. Empat paslon diberi kesempatan menyampaikan visi misi dan program mereka jika terpilih.

Setelah itu para siswa menuju TPS, satu persatu mulai dari pendaftaran, pengambilan surat suara, pencoblosan dibilik dan pencelupan jari ditinta sebagai tanda sudah memilih.

Adapun hasil pemilihan akhirnya paslon nomor urut 1, Ahmad Kholil – Rahmaisya sebagai pemenang dengan menang mutlak meraup 438 suara, mengungguli tiga paslon lainya yang meraih 67 suara, 50 suara dan 196 suara.

Kasek menambahkan dengan proses seperti ini diharapkan siswa mengenal demokrasi secara langsung  dan menggunakan hak-hak suaranya dan menentukan pemimpin dalam hal ini ketua OSIM.

“Selain itu juga dapat membentuk karakter siswa serta mengajarkan untuk bekerja sama dan menyelesaikan masalah. Sekaligus mengajarkan bagaimana mereka bertanggung jawab terhadap pemimpin yang dipilih,” tukasnya.

Baca Juga :  Mantan Bupati Sragen Penuhi Panggilan Kajari Soal Kasus Kasda. Tapi Pemeriksaan Kemudian Dihentikan Karena Ini 

Salah satu siswa yg menjadi petugas TPS, Arimbi Dela Aprilia mengaku senang mengikuti pemilihan Ketua OSIM. Menurutnya pemilihan seperti ini memiliki manfaat saat dia mempunyai hak pilih nanti.

“Dengan acara ini bisa mengerti dan bisa memilih dengan benar saat sudah bs memilih pemimpin,” tuturnya. Wardoyo

Loading...