JOGLOSEMARNEWS.COM Nasional Semarang

2 Remaja Spesialis Pembobol Rumah Sepi Terciduk Polisi. Pelaku Akui Panjat Tembok

Foto/Humas Polda
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id
Foto/Humas Polda

BLORA, JOGLOSEMARNEWS.COM Petugas gabungan dari Unit Reskrim dan Tim Resmob Polres Blora menangkap dua orang pemuda yang diduga melakukan tindak pencurian dengan pemberatan.

Pelaku tersebut bernama Oktavian Zola Fudin (22) warga Kelurahan Punggursugih, Kecamatan Ngawen, dan Rion (28) warga Desa Bogorejo, Kecamatan Japah, Blora.

Dua pemuda pengangguran tersebut diamankan petugas lantaran diduga mencuri sebuah TV flat 32 Inc, sebuah jam tangan dan sebuah HP Smartphone milik korban Suyatno (59) purnawirawan Polri alamat Desa Jagong, Kecamatan Kunduran, Blora.

Baca Juga :  Pemkab Kudus Belum Izinkan Sistem Pembelajaran Tatap Muka

Kapolsek Kunduran Iptu Lilik Eko mengatakan kejadian tersebut berawal pada hari Senin tanggal 1 April 2019 lalu pukul 04.30 WIB. Tersangka memanfaatkan situasi sepi dengan memanjat dinding tembok dan masuk ke rumah korban dengan cara mencongkel jendela rumah.

“Kedua tersangka nekat masuk dan keluar rumah korban melalui jendela. Kemudian menggasak TV, jam tangan dan Hp yang ada disekitarnya,” ujarnya dilansir Tribratanews Polda Jateng.

Kejadian pencurian diketahui oleh korban sewaktu selesai solat subuh dan ingin menonton TV, namun kaget Tv yang berada diruang keluarga telah hilang. Selanjutnya korban langsung melaporkan kejadian yang dialami ke Polsek Kunduran agar segera ditangani.

Baca Juga :  Sebelum Terpapar Covid-19, Sekda Grobogan Beriinisiatif Lakukan Uji Swab

Hasilnya pada Senin, (22/04/2019) dini hari tadi sekira pukul 01.00 WIB Tim Resmob dan Unit Reskrim Polsek Kunduran Polres Blora berhasil menangkap kedua pelaku di rumah masing-masing berikut barang buktinya.

“Kedua tersangka berikut barang bukti sudah kami amankan untuk proses penyidikan lebih lanjut. Keduanya dijerat dengan pasal 363 tentang pencurian dengan pemberatan dengan ancaman hukuman penjara 7 tahun,” tegas Kapolsek Kunduran. Wardoyo