JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

Anggota DPRD Golkar Sugimin Meninggal Sehari Jelang Coblosan, KPU Sragen Nyatakan Suara Yang Masuk Tetap Sah. Nanti Diakumulasikan Jadi Suara Partai 

Foro almarhum
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id
Foro almarhum

SRAGEN, JOGLOSEMARNEWS.COM  Kematian mengejutkan anggota DPRD sekaligus Caleg Golkar Sragen, Sugimin (52) sehari jelang pemungutan suara Pemilu 2019 yang akan  digelar Rabu (17/4/2019) besok, menyisakan duka mendalam. Tak hanya bagi keluarga, kepergian Sugimin juga menyisakan duka mengingat yang bersangkutan juga terdaftar sebagai Caleg Dapil I Sragen.

Pengusaha konveksi asal Dukuh Karangnongko RT 10/ RW 03, Kecamatan Masaran, kabupaten Sragen, juga tercatat sebagai caleg petahana di dapil 1 Sragen yang meliputi Sragen, Masaran dan Sidoharjo.

Komisioner Divisi Teknis KPU Sragen Muhsin sampaikan  terkait Sugimin  caleg DPRD Sragen yang meninggal, namanya tetap ada di dalam surat suara. Nama caleg yang meninggal dunia tersebut akan tetap masuk ke dalam surat suara karena telah dilakukan validasi surat suara pada Desember 2018 lalu.

Baca Juga :  Mbah Sonem Sempat Ngomel-Ngomel, Tembok Viral Penutup Jalan di Kampung Gading Sragen Akhirnya Dihancurkan Rame-Rame oleh Warga

Muhsin melanjutkan, KPU Sragen akan segera mengeluarkan surat edaran yang nanti untuk diteruskan ke TPS masing-masing caleg untuk memberikan informasi tersebut bahwa caleg yang bersangkutan telah meninggal dunia.

“Nantinya petugas KPPS akan mengumumkan caleg mana yang sudah meninggal. Karena sebagian pemilih mungkin belum mengetahuinya,” jelasnya kepada wartawan, Selasa (16/4/2019).

Seandainya dalam pemilihan tersebut nantinya masih ada yang tetap memilih, maka suara yang masuk hasil pemungutan suara terhadap caleg meninggal akan diakumulasikan menjadi suara partai di daerah pemilihan  sesuai dengan Peraturan KPU nomor 3 tahun 2019.

Baca Juga :  Raup 5 Parpol Besar, Kans Pasangan Yuni-Suroto Makin di Atas Angin di Pilkada Sragen 2020. Golkar Juga Berharap Bisa Lawan Kotak Kosong!

“Jika nanti ada yang tetap memilih, maka suaranya tetap sah dan diperhitungkan, namun masuk menjadi suara partai,” pungkas Muhsin.

Seperti diberitakan, anggota DPRD Kabupaten Sragen dari Partai Golkar yang juga caleg petahana ditemukan meninggal di seputaran jalan SMPN I Wonogiri. Ironisnya, almarhum yang ditemukan masih mengenakan seragam partai itu, dalam kondisi tengkurap.

HP dan mobil almarhum dilaporkan hilang saat kejadian. Ketua DPD Golkar Sragen, Agus Fatchur Rahman pun mendesak kepolisian mengusut tuntas kematian Sugimin dan motifnya. Wardoyo