JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Wonogiri

Anggota DPRD Sragen Sugimin Diduga Dibunuh Dengan Diracun. Polisi Sebut Pelaku Bukan Orang Partai

Jenazah almarhum Sugimin saat disalatkan di rumah duka Selasa (16/4/2019) malam. Foto/Wardoyo
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id
Jenazah almarhum Sugimin saat disalatkan di rumah duka Selasa (16/4/2019) malam. Foto/Wardoyo

WONOGIRI, JOGLOSEMARNEWS.COM -N (30) perempuan yang diduga kuat ada di balik kematian Anggota DPRD Sragen sekaligus caleg Partai Golkar, Sugimin(52), kini diperiksa intensif di Mapolres Wonogiri.

Sementara, diduga kuat korban meninggal lantaran dibunuh dengan cara diracun.

“Terduga pelaku saat ini sudah kami amankan di Mapolres Wonogiri,” ujar Kapolres Wonogiri AKBP Uri Nartanti Istiwidayati melalui Kasatreskrim AKP Aditiya Mulya Ramdani, Rabu (17/4/2019).

Terduga pelaku yang merupakan seorang perempuan asal Wonogiri berinisial N usia sekitar 30 tahun. Antara korban dan pelaku kata Kasatreskrim, selama ini sudah mengenal dekat.

Baca Juga :  Ini Lho Jumlah Penerima KIS Tiap Desa di Kecamatan Manyaran Wonogiri, Dibagikan Serentak Hari Ini

Dia membeberkan, korban ini sengaja dibunuh menggunakan racun. Sudah ada titik terang terkait hal itu. Saat ini pihaknua baru tahap untuk menguatkan pembuktian.

“Sampai sampai saat ini hasil otopsi dari rumah sakit dan hasil laboratorium forensik belum keluar. Namun, kami meyakini adanya sejumlah kejanggalan yang ditemukan pada tubuh korban saat menjalani visum di rumah sakit di Wonogiri. Dugaan itu juga dikuatkan dengan adanya keterangan sementara dari terduga pelaku,” terang dia.

Kejanggalan itu, lanjut dia, terlihat saat diperiksa dokter, pupil mata korban mengecil. Hal ini, menurut dia, mengindikasikan adanya reaksi racun pada tubuh korban.

Baca Juga :  Innalillahi, Sales Rokok Warga Dusun Wates Desa Bangsri Kecamatan Purwantoro Wonogiri Meninggal Diduga Korban Tabrak Lari

“Memang kami sempat mengira ini orang verdosis, tapi overdosis obat apa,” kata dia..

Terkait tertangkapnya terduga pelaku didasari pendalaman dan olah tempat kejadian perkara di dua lokasi berbeda. Yakni di gang SMPN 1 Wonogiri sekitar Jalan Kepodang. Lokasi kedua yakni di RSUD Wonogiri.

Disinggung kemungkinan ada unsur politik dalam kasus itu, dia enggan berkomentar. Namun demikian terduga pelaku bukan orang dari partai politik.

” Intinya terduga pelaku ini bersih, bukan orang partai,” tegas dia. Aris Arianto/Wardoyo