loading...
Ilustrasi UN SMP. Foto/Tribunnews

KARANGANYAR, JOGLOSEMAR NEWS.COM Sebanyak 33 SMP/MTS di Karanganyar terpaksa harus menggelar ujian nasional berbasis komputer (UNBK) dengan menumpang ke sekolah lain. Pasalnya sekolah mereka belum memiliki perangkat komputer memadai untuk mengikuti UNBK yang sudah dimulai Senin (22/4/2019).

Hal itu disampaikan Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Karanganyar, kepada wartawan kemarin. Agus mengungkapkan UNBK jenjang SMP/MTS tahun ini di Karanganyar diikuti sebanyak 12.587 siswa dari 102 sekolah.

Menurutnya, 102 sekolah itu terdiri dari 56 sekolah negeri dan 46 sekolah swasta.

Baca Juga :  Agama Disebut Musuh Pancasila, Mantan Bomber Teroris Asal Karanganyar Sesalkan Pernyataan Kepala BPIP. Dinilai Bisa Picu Masyarakat Jadi Radikal

“Sebanyak 69 sekolah menyelenggarakanUNBK secara mandiri, sedangkan 33 sekolah menumpang ke SMA/SMK terdekat. Persiapan sudah sejak tahun lalu. Kami sudah melakukan beberapa kali uji coba juga,” paparnya kepada wartawan.

Agus menguraikan persiapan juga dilakukan dengan menyelenggarakan doa bersama di sekolah maupun tingkat kabupaten. Ia berharap semoga tidak terjadi pemadaman listrik saat penyelenggaraan UNBK.

“Kami sudah mengingatkan sekolah penyelenggara UNBK agar menyiapkan genset guna mengantisipasi kemungkinan buruk,” tukasnya. Wardoyo

Baca Juga :  Puluhan Siswa Keracunan Ayam Goreng, Polres Karanganyar Amankan Sejumlah Sampel. Kapolres Sebut Tunggu Hasil Lab!