JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

Hujan Tangis Sambut Kedatangan Jenazah Sugimin, Anggota DPRD Sragen Yang Ditemukan Meninggal di Wonogiri 

Suasana kedatangan jenazah di kediaman almarhum di Masaran, Sragen, Selasa (16/4/2019) malam. Foto/Wardoyo
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id
Suasana kedatangan jenazah di kediaman almarhum di Masaran, Sragen, Selasa (16/4/2019) malam. Foto/Wardoyo

SRAGEN, JOGLOSEMARNEWS.COM Kedatangan jenasah Sugimin (52) anggota DPRD dari fraksi Golkar Sragen disambut hujan tangis. Jenazah anggota DPRD yang ditemukan meninggal di tepi jalan Wonogiri itu tiba di rumah duka sekitar pukul 18.30 WIB.

Kedatangan jenazah disambut ratusan petakziah yang menunggu sejak siang hari. Meski diiringi hujan, mereka tak beranjak dan tetap menunggu kedatangan jenazah.

Tampak hadir Bupati Sragen Kusdinar Untung Yuni Sukowati, Ketua DPRD Sragen Bambang Samekto dan jajaran DPRD lainnya silih berganti menyambangi kediaman almarhum untuk menyampaikan belasungkawa.

Semula jenazah dijadwalkan tiba pukul 17.00 WIB. Namun ternyata molor sampai pukul 18.30 WIB.

Baca Juga :  Fakta Baru Kasus Perampokan Pejabat Distan Sragen, Pelaku Diduga Sudah Nguntit dari Bank. Kapolres: Ini Sindikat Yang Bekerja Rapi!

Hujan tangis mengiringi kedatangan jenazah. Setiba di rumah duka, para kerabat dan warga langsung menyambut untuk kemudian menyalatkan.

Sejumlah kader, kerabat hingga kolega dekat, tak kuasa menahan tangis saat diberi kesempatan menengok wajah almarhum untuk kali terakhir.

Salah satu putri almarhum, Dwi Astuti (27) menuturkan sudah seminggu terakhir ia tak bertemu dan kontak dengan bapaknya itu.

“Saya kebetulan di Jakarta. Sudah seminggu enggak kontak sama Bapak. Enggak ada pesan apa-apa. Baru tahu, tadi malam dikontak Pak RT suruh pulang. Ternyata sampai rumah dikabari Bapak sudah enggak ada, ” papar menantu almarhum itu ditemui di rumah duka.

Baca Juga :  Dampak Covid-19, Ribuan Buruh di Sragen Jadi Pengangguran Baru. Apindo Sebut Dunia Industri Mulai Merangkak Tapi Baru 75 %

Dwi menguraikan almarhum juga tidak menyampaikan keberadaannya sepekan terakhir. Menurutnya, almarhum selama ini dikenal baik di mata keluarga dan sosok penyayang.

“Bapak sangat baik, penyayang dengan keluarga,” urainya terisak-isak.

Sugimin meninggalkan seorang istri dan dua orang anak. Legislator Golkar yang juga Caleg Dapil I Sragen itu selama ini dikenal sebagai pengusaha konveksi dan kader yang aktif serta pemberani.

Dari keterangan warga, keluarga sempat berusaha mencari keberadaan almarhum sejak hilang kontak medio pekan lalu. Namun upaya itu gagal lantaran HP almarhum sulit dihubungi. Wardoyo