loading...
Tim PMI saat melakukan assesment kebakaran rumah bocah yatim piatu di Nganti, Gemolong, Rabu (3/4/2019). Foto/Wardoyo

SRAGEN, JOGLOSEMARNEWS.COM Musibah tragis dialami oleh Muhammad Dafa Fauzi. Betapa tidak, bocah berusia 11 tahun yang merupakan yatim piatu itu harus menerima kenyataan pahit.

Rumah yang ditinggalinya di Dukuh Nglebak RT 9, Desa Nganti, Gemolong, terbakar pada Selasa (2/4/2019) dinihari. Beruntung bocah malang itu berhasil lolos dari maut dan berhasil menyelamatkan diri.

Baca Juga :  Sebulan Lebih Berjuang, Warga Kedawung Sragen Positif Covid-19 Akhirnya Berhasil Sembuh. Jadi Pasien Sembuh ke-24

Data yang dihimpun di lapangan, kebakaran terjadi pukul 03.00 WIB. Saat kejadian bocah itu dalam kondisi sedang tertidur.

Melihat kobaran api, warga langsung berhamburan membantu pemadaman. Akibat kejadian itu, sebagian rumah dan isinya terbakar.

“Sudah dilakukan assesment tadi siang pukul 11.00 WIB. Karena memang kondisi korban yatim piatu dan tidak mampu, akhirnya dari PMI langsung memberikan bantuan yang diterima oleh korban,” papar Kepala Markas PMI Sragen, Wahdadi didampingi petugas PMI, Munif Rabu (3/4/2019).

Baca Juga :  Akun Whatsapp Dibajak, Sejumlah Kades di Sragen Resah dan Lapor Polisi. Dicatut Untuk Minta Uang Rp 2 hingga Rp 3 Juta
Penyerahan bantuan PMI untuk bocah yatim piatu yang rumahnya terbakar. Foto/Wardoyo

Ia menguraikan bantuan yang diberikan diantaranya satu paket family kit, satu pak buku tulis, 4 potong baju anak, satu terpal dan tikar. Wardoyo