loading...
Loading...
Kondisi truk tronton terguling di jalur Pungkruk-Gabugan wilayah Desa Gawan, Tanon, Sabtu (6/4/2019). Foto/FB

SRAGEN, JOGLOSEMARNEWS.COM- Kecelakaan tunggal terjadi di Jalan Raya Pungkruk-Gabugan tepatnya di wilayah Gawan, Tanon, Sabtu (6/4/2019) pagi. Sebuah truk sarat muatan ikan tergelincir dan terguling jatuh dari jalan.

Akibatnya, truk terguling 90 derajat. Beruntung tak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut.

Sopir truk berhasil selamat. Namun ribuan ikan segar yang ada di dalam tumpukan tong di dalam truk tertumpah dan berserakan di jalan dan selokan samping jalan.

Insiden terjadi sekira pukul 06:30 WIB. Trus malang itu diketahui bernopol AG 9841 UV dikemudikan oleh Dartono (40) warga Nganjuk, Jawa Timur.

Dartono mengatakan truknya melaju dari arah Sragen ke barat. Sampai di lokasi kejadian, pemotor dari lawan arah yang mengemudi ugal-ugalan. Ia berniat menghindar namun roda truk malah tergelincir dan terguling masuk ke parit.

Baca Juga :  Sempat Memprihatinkan, 2 Siswa Korban Tragedi Ambruknya Aula SMKN 1 Miri Alami Gegar Otak. 3 Siswa Jalani Operasi Tulang Hari Ini

Dartono mengaku tak sedang mengantuk saat kecelakaan terjadi.

“Saya enggak ngantuk. Tadi sepeda motornya tadi barat ugal ugalan dan ambil jalannya sampai ke sisi selatan.  Otomatis saya yang dari timur kaget. Mau menghindar ke kiri, malah saya yang terguling,” kata Dartono ditemui di lokasi.

Meski tak mengalami luka serius, Dartono mengaku sempat syok berat. Menurutnya ikan gurame itu rencananya dibawa dari Tulungagung hendak menuju ke Bandung dan Jakarta.

“Saya tidak apa-apa. Untung saja saya jalan hanya pelan. Kalau kencang pasti motor yang ambil jalan saya tertabrak truk saya,” urainya.

Truk malang tersebut mengalami kerusakan yang cukup parah. Lampu depan dan lampu bagian belakang sebelah kiri pecah, hingga body truk sampai bak truk juga rusak.

Baca Juga :  Pelaku Tabrak Lari Tewaskan Polisi Sragen Bripka Kurniawan Resmi Ditetapkan Tersangka. Kapolres Sebut Pelaku Mau Putar Balik 

Akibat insiden itu, banyak ikan segar yang mati tergencet maupun terjatuh.

Salah satu saksi mata kejadian tersebut Supadi (53) warga Desa Gawan RT 12, Tanon, Sragen mengatakan bahwa truk diperkirakan berjalan dengan kecepatan 30 sampai 40 km. Tiba-tiba dari arah depan pengendara motor pekerja pabrik mengunakan motor ugal-ugalan bukan jalurnya.

“Untung saja truk nggak kencang. Yang jelas tadi sepeda motor ngawur itu orang dari barat kok pakai jalur pengendara yang dari arah sebaliknya. Truk bisa menghindar kalau enggak, bisa -bisa tertabrak motor itu, iya pemotornya pekerja pabrik,” tutur Supadi.

Truk kemudian bisa dievakuasi setelah warga Desa Gawan dan penguna jalan yang lain gotong-royong menarik truk yang terguling dengan alat seadanya. Wardoyo

 

 

Loading...