JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Solo

KPU Solo Masukkan 800 Orang dalam DPT ke Kategori Tidak Memenuhi Syarat (TMS), Ini Penyebabnya

28
loading...
Loading...
Kantor KPU Solo. Istimewa

SOLO, JOGLOSEMARNEWS – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Solo menemukan sedikitnya 800 orang yang telah meninggal dunia masih masuk dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT) Pemilu 2019.

KPU Solo menindaklanjuti temuan tersebut dengan langsung memasukkannya ke dalam kategori Tidak Memenuhi Syarat (TMS).

Komisioner KPU, Kajad Pamuji Joko Waskito mengatakan, pihaknya tengah melakukan perbaikan data DPT menyusul temuan tersebut.
Temuan tersebut, terhitung hingga 20 Maret 2019 lalu.

“Temuan ini baru saja. Saat ini tengah kami lakukan perbaikan (daftar DPT-red),” ujar Kajad, Selasa (2/4/2019) siang.

Baca Juga :  UNS Jadi Tuan Rumah Bimtek Tenaga Ahli Muda K3 Konstruksi

Menurutnya, tidak menutup kemungkinan jumlah temuan orang meninggal yang masuk dalam daftar DPT itu bertambah. Mengingat, saat ini pihaknya tengah melakukan penyisiran lebih lanjut.

“Kita juga berkoordinasi dengan Dispendukcapil (Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil) dalam merawatan DPT,” kata Kajad yang membidangi Divisi Bidang Perencanaan, Data, dan Informasi KPU Kota Solo.

Dijelaskan, jumlah daftar pemilih tetap hasil perbaikan tahap kedua (DPTHP-2) di Kota Solo sebanyak 421.999 pemilih. Dari hasil pemeliharaan per awal April, daftar pemilih tambahan (DPTb) masuk dari luar kota sebanyak 4.059 pemilih.

Baca Juga :  SOLOPEDULI Kirim 25.000 Liter Air Bersih ke Desa Tulas dan Ringin Putih Karangdowo Klaten

“DPTb keluar atau pindah memilih ke luar daerah sebanyak 2.947 pemilih. Perbaikan DPT ini diplenokan pada tanggal 3 April,” kata Kajad.

Ia mengatakan jumlah TPS di Solo sebanyak 1.734 titik. Ada tambahan dua TPS baru di Pemilu 2019. TPS tersebut di Rutan Kelas 1A Solo dan RSJD dr. Arif Zainudin Surakarta.

“Kita resmikan tambahan TPS baru itu dalam pleno besok,” katanya. Syahirul

 

 

Loading...