loading...
Kondisi jasad Sugiyatno saat kali pertama ditemukan sebelum dievakuasi. Foto/Wardoyo

KARANGANYAR, JOGLOSEMARNEWS.COM Warga Dusun Jetis, Desa Suruh, Kecamatan Tasikmadu, Karanganyar digegerkan dengan temuan mayat membusuk, Selasa (2/4/2019) siang. Mayat yang kemudian diketahui merupakan warga Dusun Jetis RT 6/3 itu ditemukan dalam kondisi mengenaskan.

Korban yang belakangan diketahui bernama Sugiyatno (64) itu ditemukan terlentang di dalam musala pribadi di rumahnya.

Saat ditemukan, kondisinya sudah mengeluarkan bau menyengat. Diduga kakek malang itu sudah meninggal lebih dari satu hari.

Data yang dihimpun di lapangan, penemuan mayat itu diketahui sekira pukul 13.00 WIB. Kejadian kali pertama diketahui Sutarmi (53) tetangga korban yang curiga dengan bau busuk yang berada di sekitarnya.

Baca Juga :  Bikin Resah Warga, 92 Sepeda Motor Berknalpot Brong Diangkut Polisi di Karanganyar. Kasat Lantas: Tak Akan Dikeluarkan Kalau Tak Diganti Standar!

Makin siang ternyata bau busuk itu kian menyengat. Karena penasaran, akhirnya dilakukan pencarian ke sekitar rumah korban.

Saat dicek di dalam musala, ternyata warga kaget saat mendapati sesosok jasad manusia yang sudah tergeletak dalam kondisi tak bernyawa. Korban terlihat masih mengenakan pakaian lengkap dan sarung terbebat di tubuhnya.

Korban ditemukan dalam posisi seperti tertidur terlentang dengan sajadah di bawahnya.

Baca Juga :  Harga Daging Ayam Meroket Hingga Rp 40.000, Tapi Pedagang di Karanganyar Mengaku Omzet Turun Hingga 5 Kali Lipat. Kok Bisa?

“Diperkirakan korban meninggal tiga hari sebelumnya. Kondisinya sudah mengeluarkan bau menyengat,” papar Kapolres Karanganyar, AKBP Catur Gatot Efendi melalui Kapolsek Tasikmadu AKP Murtiyoko Selasa (2/4/2019).

Sesaat usai mendapat laporan, tim langsung diterjunkan untuk melakukan olah TKP dan evakuasi korban. Jasad kakek malang itu kemudian dievakuasi ke RSUD Karanganyar untuk dilakukan visum.

Dari hasil visum, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan atau penganiayaan di tubuh korban. Kapolsek menambahkan, korban diduga kuat meninggal akibat sakit. Wardoyo