loading...
Loading...
Massa Syukuran Kemenangan Indonesia di depan kediaman calon presiden Prabowo Subianto, Jalan Kartanegara, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Jumat 18 April 2019 Tempo.co09

JAKARTA, JOGLOSEMARNEWS.COM -Juru bicara Persaudaraan Alumni 212 (PA 212) Novel Bamukmin mengatakan acara Syukuran Kemenangan Indonesia dan deklarasi kemenangan Prabowo Subianto yang unggul dalam Pilpres adalah bentuk rasa syukur dan bukan sesuatu hal yang melawan takdir.

Hasil real count internal Badan Pemenangan Nasional (BPN), calon presiden dengan nomor urut 02 ini mendapat suara terbanyak.

“Sebagai orang beriman kita harus bersyukur termasuk kemenangan pasangan calon 02 berdasarkan perhitunggan internal ,” ujar Novel saat dihubungi, Jumat (18/4/2019).

Baca Juga :  Sahur On The Road Berujung Penusukan,  Pelaku Masih Diburu

Sebelumnya Kapitra Ampera, yang mengaku sebagai eks koordinator 212, menganggap kegiatan syukuran kubu Prabowo melawan takdir Tuhan karena hasil penghitunggan suara oleh KPU belum selesai. “KPU belum memutuskan apa apa,” ujarnya saat dihubungi Kamis, 18 April 2019.

Acara syukuran berlangsung di depan rumah Prabowo Subianto di Jalan Kartanegara, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.

Juru Bicara Reuni Akbar 212 tahun 2018 Novel Bamukmin dalam acara Seminar Nasional bertajuk Reuni Akbar Alumni 212 di Hotel Whiz Hotel, Jakarta, Jumat, 16 November 2018. TEMPO/Dewi Nurita

Baca Juga :  Hendropriyono: Gerakan Boikot Pajak Sama Saja Pemberontakan

Lebih dulu massa melakukan salat Jumat. Pada kesempatan tersebut, Prabowo kembali mendeklarasikan kemenangannya

Novel mengatakan PA 212 juga menunggu hasil perhitungan resmi KPU pada 22 Mei 2019 mendatang. Ia berharap hasil hitungan KPU nantinya jujur tanpa ada kecurangan . “Kami tetap menunggu hasil KPU,” ujarnya.

Baca Juga :  300 Orang Ditetapkan Sebagai Tersangka Kerusuhan 22 Mei

www.tempo.co

Loading...