loading...
Loading...
Wakil Ketua KPK Basaria Pandjaitan (dua dari kiri) bersama anggota penyidik, menunjukkan barang bukti OTT KPK pengangkutan pupuk, di Jakarta, Kamis, 28 Maret 2019. Terdapat 84 kardus berisi amplop-amplop uang yang diduga dipersiapkan untuk “serangan fajar” pada Pemilu 2019 nanti. TEMPO/Imam Sukamto

KARANGANYAR, JOGLOSEMARNEWS.COM- Puluhan anggota DPRD Kabupaten Karanganyar terindikasi belum melaporkan LHKPN ke KPK.

Data yang dihimpun wartawan, dari total 45 anggita DPRD, yang menyatakan melaporkan LHKPN baru 19 orang. Sedangkan 26 lainnya belum diketahui kejelasannya.

Ketua DPRD Kabupaten Karanganyar, Sumanto, mengaku sudah melaporkan LHKPN tepat waktu. Tetapi dia tidak mengetahui alasan anggota DPRD lainnya belum melaporkan LHKPN.

“Ya nanti biar dilakukan lagi. Baru kemarin udah dioyak-oyak. Mungkin baru sibuk persiapan kampanye,” paparnya kepada wartawan.

Wakil Ketua DPRD Kabupaten Karanganyar, Eko Setiyono, mengaku sudah melaporkan LHKPN 2018. Selain dirinya, Eko mengungkapkan anggota DPRD Karanganyar Fraksi Golkar sudah menyelesaikan LHKPN.

Baca Juga :  Nissa Sabyan Gagal, Nuzulul Quran di Karanganyar Akhirnya Bakal Dimeriahkan Orkes Gambus Debu 

“Untuk Fraksi Golkar komplet. Ada delapan orang di DPRD Karanganyar. Kami rampung sebelum 31 Maret. Kalau soal teman-teman lain, saya kurang tahu. Sebetulnya kan sudah di email dari KPK. Apakah terbaca atau tidak kurang tahu,” tutur Eko saat dihubungi wartawan, kemarin.

Senada, Wakil Ketua DPRD Karanganyar, Adhe Eliana dan Ketua Fraksi PKS, Sri Hartono sama-sama mengungkapkan dirinya sudah melaporkan LHKPN. Tetapi Sri mengaku belum memantau teman-temannya yang lain apakah sudah melaporkan LHKPN atau belum. Dia memprediksi sejumlah anggota DPRD Karanganyar belum melaporkan LHKPN karena fokus berkampanye.

Baca Juga :  Melenggang Mulus, Istri Bupati Karanganyar Raih Suara Tertinggi Dapil 5 Pileg Karanganyar 2019 

“Akan kami cek bagi yang belum. Walaupun terlambat akan kami laporkan. Kami taat pada ketentuan. Kami ingatkan,” ujar dia.

Salah satu anggota DPRD Karanganyar dari PDIP, Endang Muryani, mengaku belum melaporkan LHKPN hingga 31 Maret. Tetapi dia memastikan akan melaporkan LHKPN secepatnya.

“Sudah diproses, ini tinggal dimasukkan karena banyak perubahan data. Harus saya cermati sendiri, ada aset tambah, kurang, perubahan lain. Saya laporan rutin kok, patuh. Kemarin pas mau DCT itu juga lapor. Saya mengajak teman-teman lain untuk lekas melapor LHKPN bagi yang belum. Harus patuh regulasi,” tutur dia. Wardoyo

Baca Juga :  Sejumlah PO Bus di Karanganyar Mendadak Didatangi Wabup dan Tim Jelang Mudik Lebaran. Rosalia Indah Klaim Siapkan 600 Sopir dan 300 Armada 
Loading...