loading...
Loading...

SOLO, Joglosemarnews.com – SD Marsudirini Solo kedatangan tamu istimewa, Kamis (11/4/2019) pagi. Mereka adalah jajaran Pemkab Ogan Komering Ulu, Sumatera Selatan.

Para tamu terdiri dari unsur pimpinan Dinas Pendidikan, Dinas Pariwisata dan Kebudayaan, Dinas Kesehatan dan  Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kabupaten Ogan Komering Ulu, Sumatera Selatan.

SD Marsudirini dipilih sebagai salah satu lokasi kunjungan karena telah ditunjuk sebagai sekolah ramah anak tingkat Kota Surakarta.

Dalam kunjungan tersebut, para tamu tampak terkesima menyaksikan suguhan berupa musik rangkas. Musik yang menggunakan barang-barang bekas, seperti drum, galon minuman dan lain-lain.

Selain musik rangkas yang menjadi andalan SD Marsudirini, para tamu juga disuguhi penampilan pantomim. Tampilan ini dibawakan oleh Albert Ranu Putra Atmaja, siswa kelas 5A yang baru saja meraih juara I lomba pantomim tingkat Kota Solo.

Baca Juga :  Siswa SD Kemasan 2 Surakarta Keasyikan Nonton Film Karya Mereka Sendiri

Kini, putra dari guru tari SMKI Solo tersebut tengah mempersiapkan diri maju lomba pantomim tingkat provinsi. Dalam penyambutan tamu tersebut, Albert menyuguhkan tampilan dengan judul Mesin Pemotong Rumput.

Usai menyaksikan penampilan pantomim, para tamu menyaksikan penampilan Cicilia Emili Kasih. Siswi yang baru saja menjadi Juara II FLS2N tingkat Kota Surakarta itu menampilkan dua buah lagu berjudul Doa Anak Negeri dan Walang Kekek.

Kepala Dinas Kebudayaan Ogan Komering Ulu (OKU), Darmawan mengatakan, jajaran Pemkab di OKU harus mencontoh Kota Solo.

Baca Juga :  Ratusan Siswa SDM 1 Solo Sumbang Mainan "Othok-othok" Ambruknya SDN Gentong Pasuruan

“Ada beda 90 derajat pembinaan anak-anak di Solo dengan di OKU. Di sini, anak-anak sangat dihargai, dibimbing dan diarahkan,” ujarnya.

Darmawan berharap, dari kunjungan tersebut, pihaknya punya pekerjaan rumah (PR) besar melakukan perubahan. Masukan-masukan dari Kota Solo akan dijadikan sebagai nutrisi dalam membangun konsep pembaruan.

Sementara itu, Kepala SD Marsudirini Surakarta, Sr Crescentia, OSF, SPd mengatakan, kunci dari keberhasilan pendidikan di sekolah itu adalah kebersamaan.

“Kami punya semangat ‘kita bisa karena bersama’. Bersama seluruh civitas sekolah dengan komite. Komite ikut aktif, maka pengelolaan pendidikan di sekolah bisa berjalan lancar,” ujar Sr Cres, sapaan akrab Sr Crescentia.  suhamdani

Loading...