loading...
Loading...

JAKARTA, Joglosemarnews.com – Akibat saling tarik menarik tas antara pemilik dan penjambret, mengakibatkan keduanya, baik korban berinisial RN maupun pelaku HZ tewas.

Peristiwa tragis itu terjadi di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, Jumat (5/4/2019) dinihari.

“Pelaku dan korban tarik menarik tas, saat motor mereka masih melaju,” kata Kasatreskrim Polres Jakarta Selatan, Komisaris Andi Sinjaya saat dikonfirmasi, Jumat (5/4/2019) pagi.

Korban tewas disebutkan berinisial RN (23), seorang mahasiswi asal Gunung Putri, Kabupaten Bogor, dan HZ, satu di antara dua tersangka pelaku.

RN tewas di tempat sedang HZ meninggal dalam perawatan di rumah sakit setelah motor yang ditumpangi keduanya oleng dan jatuh.

Baca Juga :  Gempa 7,1 M di Maluku Utara, BNPB Catat 36 Bangunan Rusak dan 3 Orang Luka

Korban RN berada di boncengan sepeda motor yang dikendarai rekannya, AH, mahasiswi asal Grogol Petamburan, Jakarta Barat. Sedang HZ dibonceng MSA sebagai tersangka pelaku penjambretan. Baik AH maupun MSA kini juga dalam perawatan di rumah sakit karena luka-luka mereka.

Andi menerangkan, peristiwa penjambretan diawali ketika AH dan RN sedang berkendara dengan sepeda motor jenis Honda Beat merah. Setibanya di lampu merah Menteng, datang memepet MSA dan HZ yang juga berboncengan sepeda motor.

Saat itu HZ berusaha merebut tas RN. Saling betot terjadi di atas sepeda motor yang sama-sama melaju itu. Sesampainya di depan Gedung Wisma Tugu, Jalan H.R. Rasuna Said, Kelurahan Karet, Kecamatan Setiabudi, kedua motor oleng dan terjatuh.

Baca Juga :  7 LSM Tolak Rencana Pemerintah Hapus IMB dan Amdal, Ancam KLHK Ditutup

“Korban tewas di tempat. Sedangkan pelaku tewas saat mendapatkan perawatan di rumah sakit,” kata Andi.

Sedangkan, tersangka pelaku yang luka-luka saat ini masih dirawat di Rumah Sakit Polri Kramatjati. “Korban yang luka dilarikan ke Rumah Sakit MMC,” ujar Andi sembari menambahkan, “Pelaku akan kami proses setelah keluar dari rumah sakit.”

Peristiwa begal ini mengingatkan pada kasus terdahulu yang juga berujung maut. Pada 1 Juli 2018, Warsilah tewas setelah terpelanting dari boncengan sepeda motor di Jalan Ahmad Yani, Cempaka Putih Timur, Jakarta Pusat, karena berusaha mempertahankan tasnya yang ditarik pelaku penjambretan.

www.teras.id

Loading...