loading...
Loading...
Ilustrasi stunting

KARANGANYAR, JOGLOSEMARNEWS.COM – Sebanyak 17 kelompok Pembinaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) yang ada di Kabupaten Karanganyar mengikuti lomba cipta menu Beragam Bergizi Seimbang dan Aman (B2SA) di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar, Rabu (24/4/2019).

Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Kabupaten Karanganyar, Siti Chomsiyah menjelaskan, menu B2SA ini sangat penting bagi ibu-ibu.

”Kita ketahui bersama tingkat stunting anak-anak tinggi. Dengan lomba ini diharapkan bisa mengatasi stunting di Kabupaten Karanganyar. Mengingat stunting dikarenakan ketidakseimbangan gizi yang masuk ke dalam tubuh,” katanya.

Baca Juga :  12 Peserta Diplomat Success Challenge X akan Bertarung di De Tjolomadoe dalam Final Day

Siti berharap seusai lomba ini, peserta (ibu-ibu PKK) bisa menerapkan di keluarga masing-masing dan lingkungan sekitar.

“Panjenengan semuanya kader penggerak PKK, itu tugas panjenengan semua untuk mengurangi stunting yang ada di Karanganyar,” tuturnya.

Baca Juga :  DPRD Karanganyar Geram Ada Pasutri Miskin Didera Penyakit Kronis Tak Dapat Pengobatan Gratis. Sebut Pendataan Warga Miskin Tidak Maksimal! 

Kepala Dinas Pertanian dan Pangan (Dispertan) Karanganyar, Supramnaryo mengatakan lomba cipta menu ini diikuti 17 Pembinaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) dari seluruh kecamatan yang ada di Karanganyar.

Dengan adanya kegiatan ini masyarakat dapat membiasakan keluarganya untuk mengkonsumsi aneka menu makanan Beragam Bergizi Seimbang dan Aman (B2SA).

Tentu dengan memanfaatkan sumber daya lokal di lingkungan setempat. “Kalau bisa kedepannya menu B2SA tersebut menjadi ciri khas (unggulan) di wilayah masing-masing,” jelasnya.

Baca Juga :  Sate Kelinci Karanganyar dan Beragam Kuliner Khas Bakal Banjiri Festival Kuliner Daerah. Simak Jadwal dan Lokasinya! 

Selain itu, PKK di tiap kecamatan diharapkan dapat mensosialisasikannya kepada masyarakat terkait menu sajian B2SA.

“Bukan hanya sekedar tampilan atau sajiannya, akan tetapi juga kadungan gizi yang terdapat di dalam bahan makanan,’ tuturnya. Wardoyo

 

Loading...