loading...
Loading...
Ilustrasi tsunami

PEMALANG, JOGLOSEMARNEWS.COM – Akibat hujan lebat, delapan orang menjadi korban arus deras luapan sungai Rejasa di Dusun Mejingklak Desa Beluk Kecamatan Belik Kabupaten Pemalang, Rabu (25/04/2019).

Kapolsek Belik Kompol Sulamto menjelaskan, tujuh orang anak sedang mandi saat aliran sungai Rejasa meluap.Sedangkan salah satu korban adalah orang tua yang ikut hanyut karena ingin menolong anaknya.

Baca Juga :  Gubernur Ganjar Bakal Lelang 11 Jabatan Tinggi di Pemprov Jateng. Tiga Jabatan Ada di Kota Solo, Simak Jadwal Pendaftarannya! 

Derasnya air membuat delapan anak itu tergulung luapan air. Dua orang korban dengan inisial SA (10) dan F (7) selamat setelah berpegangan pada tanaman di tepi sungai.

“Sedangkan dua orang korban dengan inisial S (55) dan IK (11) ditemukan meninggal dunia di blok kasam Desa Beluk Kecamatan Belik,” paparnya dilansir Tribratanews Polda Jateng.

Baca Juga :  Kecelakaan Maut Duel Truk dan Bus di Tol Batang-Pekalongan, Satu Orang Tewas Mengenaskan 

Hingga Kamis (25/04/2019) petang,  empat orang korban masih belum ditemukan. Kompol Sulamto mengungkapkan Polri bersama Tim Sar dan warga masyarakat masih melakukan pencarian pada korban.

“Empat orang anak yang menjadi korban dengan inisial F (13), R (9), R (12) dan DW (11) masih dalam pencarian Tim,” ungkap Kompol Sulamto. Wardoyo

Baca Juga :  Polda Jateng Imbau Masyarakat Tak Sebar Foto dan Video Teroris Bom Bunuh Diri di Medan. Jika Ada Yang Mencurigakan Diminta Lapor Polisi! 

 

Loading...