loading...
Triawati

SOLO, JOGLODEMARNEWS.COM– Tarian Bedaya Ketawang yang menjadi ciri khas acara Tingalan Jumenengan Pakubuwana XIII dibawakan penuh selama dua jam pada Tingalan Jumenengan ke 15 Pakubuwana XIII, Senin (1/4/2019). Berbeda dengan sebelumnya dimana Tari Bedaya Ketawang hanya dibawajan selama sekitar 30 menit mengingat kesehatan Sinuhun.

Menurut Pengageng Parentah Keraton Surakarta KGPH Dipokusumo, pelaksanaan Tingalan Jumenengan kali ini berbeda dari sebelumnya.

“Tahun ini memang persiapan kami lebih matang. Latihan penari sudah kami lakukan sejak awal. Sebelumnya memang hanya 30 menit dengan pertimbangan kesehatan Sinuhun Pakubuwana XIII Hangabehi. Berbeda dengan kali ini yang kondisinya membaik. Bahkan pada beberapa kali latihan beliau ikut mendampingi latihan sampai selesai,” ujarnya.

Baca Juga :  Mahfud MD Sebut New Normal Masih Wacana Pemerintah, Belum Diterapkan

Sementara itu, sejumlah tokoh penting turut menghadiri acara Tingalan Dalem Jumenengan ke-15 Pakubuwana XIII Keraton Surakarta, di antaranya Menteri Koordinator bidang Politik Hukum dan Keamanan (Menkopolhukam) Wiranto dan Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo.

Dari pantauan lapangan, tamu mulai hadir sekitar pukul 08.30 WIB seiring dengan dibukanya gerbang masuk keraton Kori Kamandungan pada Senin. Selanjutnya, acara dimulai sekitar pukul 09.40 WIB bersamaan dengan keluarnya pasukan Bregada Parajurit Keraton Surakarta.

Baca Juga :  Opsi Kompetisi Liga 1 & 2 Lanjut Tanpa Penonton Menyeruak, Pasoepati Siap Legawa

Selanjutnya, sekitar pukul 09.50 WIB Pakubuwana XIII keluar dari Dalem Ageng Prabasuya menuju Sasana Sewaka dan disambut oleh ratusan anggota keluarga keraton.

Sekitar pukul 10.45 WIB sembilan penari keluar membawakan tarian Bedhaya Ketawang. Tarian sendiri berlangsung selama sekitar dua jam. Triawati PP