JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

Ada Warga Baru Ternyata Teroris, Kades Peleman Gemolong Langsung Buat Edaran ke Semua Ketua RT dan Tomas. Begini Isinya!

Kades Peleman Rajimin. Foto/Wardoyo
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id
Kades Peleman Rajimin. Foto/Wardoyo

SRAGEN, JOGLOSEMARNEWS.COM  Penangkapan terduga teroris Aji Maulana Firdaus alias Farel (27) yang tinggal di rumah kontrakannya Dukuh Ngroto RT 1, Peleman, Gemolong, Sragen dua hari lalu tak hanya mengejutkan warga. Pihak Pemdes setempat juga mengaku tak habis pikir jika ada warga pendatang yang baru 3 bulan ngontrak itu ternyata terlibat jaringan teroris.

Atas kejadian itu, Pemdes pun langsung bergerak cepat membuat surat edaran (SE) ke semua Ketua RT dan tokoh masyarakat untuk pengetatan setiap warga pendatang.

“Saya langsung buat surat edaran dsn kami berikan ke semua RT dan tokoh masyarakat. Intinya kami mengimbau untuk lebih menertibkan lagi jika ada warga pendatang yang tinggal atau ngontrak,” papar Kades Peleman, Rajimin kepada JOGLOSEMARNEWS.COM , Jumat (17/5/2019).

Baca Juga :  Beredar Pengakuan Salah Satu Pelaku Perusakan Tugu PSHT di Sragen. Sebut Seseorang Berinisial Pak W Yang Menyuruh Melakukan Perusakan

Menurutnya, untuk warga baru atau pendatang diminta ditertibkan dan dicek semua persyaratan administrasi.

Kades menguraikan untuk warga baru diwajibkan harus mengumpulkan fotokopi KTP, KK dan jika sudah berkeluarga harus menyerahkan kopian surat nikah.

“Tujuannya untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan. Kami tidak ingin kecolongan lagi,” urainya.

Rajimin menyampaikan sebetulnya jauh sebelumnya aturan serupa sudah dijalankan dan selalu diimbaukan. Ketua RT 1, Tri Nurcahyo pun sebenarnya juga sudah melakukan prosedur pemeriksaan serupa terhadap Aji Maulana.

Baca Juga :  Pamit Gowes Sendirian, Bocah 12 Tahun Asal Tanon Sragen Ditemukan Nyasar Hingga 35 Kilometer Sampai Mantingan Jatim

“Sebenarnya sudah melewati prosedur yang benar. Pak RT juga sudah minta fotokopi KTP, KK dan surat nikah. Perkara kemudian ternyata berbuat seperti itu, ya kami juga enggak tahu dan nggak nyangka,” terang dia.

Ditambahkan Kades, Aji Maulana yang asli Tasikmalaya itu baru tiga bulan ngontrak rumah milik Suparno di RT 1. Pemilik rumah posisinya di Jakarta dan Aji diketahui mengontrak lewat online. Wardoyo