loading...
Loading...
Istimewa

SOLO, JOGLOSEMARNEWS.COM– Suasana berbeda terlihat di sekolah Al Firdaus di gedung Sekolah Dasar dan Sekolah Menengah Al Firdaus Surakarta, Jumat (17/5/2019) pagi. Seluruh anak didik berkumpul di area halaman sekolah duduk bersama para guru dengan khidmat. Mereka memulai pembelajaran pagi tadi di bulan Ramadan dengan kegiatan doa bersama secara khusus untuk saudara muslim di Gaza, Palestina.

“Anak-anak di Palestina terus berduka. Mereka tidak bisa beribadah dengan tenang. Mereka tidak bisa sekolah seperti kita di sini. Mereka belum merdeka!” teriakan lantang dari Ust Sunaryo Putro, guru Pendidikan Agama Islam SD Al Firdaus menggelorakan semangat anak-anak untuk bersemangat mendukung perjuangan para warga di Gaza, Palestina.

Para anak didik mengawali kegiatan dengan mengikuti shalat ghaib berjamaah di halaman sekolah. Mereka mendoakan para warga di Palestina yang menjadi korban meninggal dunia dari serangan-serangan yang dilakukan di wilayah Palestina hingga saat ini. Mereka kemudian berdoa bersama untuk keselamatan para warga yang bertahan di pengungsian saat ini.

Sementara itu, di Sekolah Menengah Al Firdaus, dilaksanakan pula pemutaran film tentang perjuangan warga di Palestina yang hingga kini berjuang untuk kemerdekaan negara mereka. Para anak didik diajak untuk melihat secara audio visual tentang penderitaan anak-anak di Gaza untuk menggugah dan meningkatkan kepedulian mereka terhadap apa yang terjadi di Palestina.

Baca Juga :  Tak Bakal Bikin Lembek, Nadiem Yakin Penghapusan UN Justru Memberi Tantangan

Mengakhiri kegiatan doa bersama, anak-anak berbaris di halaman sekolah secara bergiliran untuk memberikan donasi yang akan disalurkan melalui Aksi Cepat Tanggap.
Staf Humas Yayasan Lembaga Pendidikan Al Firdaus, Ema Utami, menjelaskan kegiatan doa bersama dan donasi untuk Palestine menjadi salah satu agenda terbesar dari rangkaian kegiatan Bulan Ramadan di Al Firdaus World Class Islamic School. “Ramadan ini kami mengambil tema Al Firdaus untuk Islam Dunia dengan wujud nyata kami ingin berkontribusi kepada warga di Gaza, Palestine,” jelasnya.

Ema mengatakan salah satu sebab terbesar dari digalangnya dukungan dari keluarga besar Al Firdaus untuk Palestina adalah pemberitaan tentang kondisi terkini para pengungsi di Palestina yang terancam mengalami darurat pangan dikarenakan anggaran dari Badan Pengungsi Palestina di bawah PBB yang mengalami deficit anggaran. “Bagaimana dapat kita di sini merasa tenang sementara saudara muslim di Palestine terancam kelaparan. Mereka seharusnya bisa lebih tenang dalam beribadah terutama di Bulan Ramadan tetapi kondisi saat ini pun masih sangat mencekam bagi mereka,” kata dia.

Dengan dihelatnya acara berbagi semacam ini, diharapkan para siswa Al Firdaus untuk makin peka pada kondisi sekitar mereka dan memberikan manfaat bagi orang lain. “Empati anak-anak kami tumbuhkan dalam kegiatan-kegiatan berbagi. Bahwa mereka dapat memberikan manfaat pada orang-orang lain utamanya kepada sesame muslim hingga di belahan dunia lainnya,” jelasnya.

Baca Juga :  Mendikbud Nadiem Makarim Luncurkan Program "Merdeka Belajar", Mulai 2021 Tak Ada Lagi UN

Pengumpulan donasi untuk Gaza Palestina dilaksanakan di seluruh unit Pendidikan Al Firdaus World Class Islamic School dari jenjang prasekolah hingga sekolah menengah. Kegiatan doa bersama dan donasi untuk Palestine digelar pada hari ini (Jumat, 17 Mei) dan Senin, 20 Mei 2019 untuk kemudian disampaikan melalui Aksi Cepat Tanggap pada kegiatan Ifthar Bersama Keluarga Besar Yayasan Lembaga Pendidikan Al Firdaus pada Selasa, 21 Mei 2019.

Adapun kegiatan Ifthar Bersama tersebut akan dihadiri oleh Syeikh Muhammad Ahmed Hammouda yang merupakan salah satu pemuda dari Gaza, Palestine. Hammouda juga akan menjadi pembicara dalam kegiatan tersebut bersama Ibu Siti Aminah, pendiri Al Firdaus, dengan mengangkat tema “Al Firdaus for Gaza, Palestine”.

Hingga saat ini, terkumpul dana sebesar kurang lebih Rp 46 juta rupiah dari keluarga besar Al Firdaus untuk disampaikan kepada warga Gaza, Palestine. Triawati PP

Loading...