loading...
Loading...
Juliyatmono. Foto/Istimewa

KARANGANYAR, JOGLOSEMARNEWS.COM  Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Karanganyar, meminta kepada Pemkab setempat, agar keberhasilan meraih opini wajar tanpa pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) 5 kali berturut-turut, tak sekedar bentuk kepatuhan terhadap regulasi sistem pelaporan keuangan.

Namun harus memiliki korelasi dengan capaian terhhadap peningkatan kemakmuran dan kesejahteraan rakyatnya.

Hal tersebut dikatakan Ketua Komisi D DPRD Karanganyar, Endang Muryani, ketika dikonfirmasi perihal opini WTP yang diraih Karanganyar, Minggu (05/05/2019). Menurut Endang, capaian kemakmuran dan kesejahteraan masyarakat, masih rendah dan tidak sesuai dengan target yang diharapkan.

“Kami mengapresiasi Pemkab Karanganyar yang telah berhasil meraih opini WTP lima kali berturut-turut dari BPK. Saya berharap, hal ini  dapat menjadi motivasi bagi Pemkab untuk berbenah atau memperbaiki kekurangan yg masih ada. Keberhasilan meraih WTP ini jangan sekedar bentuk kepatuhan Pemkab terhadap regulasi sistem pelaporan keuangan saja, tapi harus ada korelasinya, terhadap capaian peningkatan kemakmuran dan kesejahteraan masyarakatnya,” kata Endang, ketika dihubungi melalui telepon selularnya, Minggu (05/05/2019).

Baca Juga :  Ranting Pohon di Matesih Tewaskan Warga, Camat Imbau Lapor PLN Sebelum Memotong. Ini Tujuannya!

Dijelaskannya, capaian untuk mensejahterakan masyarakat masih kurang dan belum sesuai dengan target yang diharapkan.

Hal ini terlihat masih banyaknya warga miskin yg belum tersentuh oleh program pemerintah dan masih susah mengakses program-program pengentasan kemiskinan yang ada.

“ Saya berharap, pemerintah sebaiknya melakukan kajian atau studi khusus tentang permasalahan ini,” tandasnya.

Sebagaimana diketahui, untuk ke lima kalinya, Pemkab Karanganayar, meraih predikat opini WTP terhadap laporan keuangan dari BPK. Bahkan, opini WTP yang ke lima ini, memiliki nilai plus, karena untuk pertama kali, Pemkab Karanganyar menyerahkan laporan keungan.

“ Kalau sekedar WTP, kita sudah meyakini akan kita raih. Hanya saja, kita harus punya nilai lebih, bagaimana WTP  itu menjadi plus. Dan Karanganyar bisa  menjadi yang pertama dan itu ternyata bisa tercapai,” ujar bupati.

Baca Juga :  Lentera Kritisi Kinerja DPRD Karanganyar Tak Ubahnya Hanya Tukang Stempel Draft Anggaran. Anggaran Rp 2 Triliun Dibahas Sekejap, Kunker dan Studi Banding Nihil Hasil

Dengan capaian prestasi ini, bupati meminta kepada seluruh kepala SKPD, untuk tetap bekerja keras mempertahankan apa yang sudah diraih.

“Mempertahankan jauh lebih sulit. Biasakan tertib.Termasuk pertangugjawaban harus tuntas,” kata bupati. Wardoyo

Loading...