loading...
Loading...
Bupati Sukoharjo memberikan bantuan usai tarawih keliling. Humas Pemkab Sukoharjo

SUKOHARJO, JOGLOSEMARNEWS.COM– Bupati Sukoharjo Wardoyo Wijaya mengatakan tidak ada lagi 01 maupun 02 pasca Pemilu 2019. Yang ada yakni 03 atau persatuan Indonesia.

Bupati mengajak segenap elemen untuk kembali bersatu fokus membangun Kabupaten Sukoharjo  khususnya usai pemungutan suara yang telah dilaksanakan pada 17 April 2019 lalu.

“Tidak ada Lagi 01, 02, yang wda 03 Persatuan Indonesia,” tegas Bupati, Selasa (14/5/2019).

Baca Juga :  Ribuan Umat Kristen Sukoharjo Padati Gelora Merdeka Sukoharjo. Ini Tujuannya

Pernyataan tersebut juga disampaikan dalam sambutan usai melaksanakan sholat tarawih di Masjid Baitturrohman Dukuh Tegal Krecekan RT 1 RW 2 Desa Geneng Kecamatan Gatak, pekan lalu.

Siapapun Presiden dan Wakil Presiden yang menjadi pemenang dan ditetapkan oleh KPU sebagai penyelenggaran Pemilu nanti, menurut Bupati, harus didukung bersama. Perbedaan pilihan saat Pilpres tidak boleh diteruskan. Yang ada hanyalah persatuan dan kesatuan membangun bangsa.

Baca Juga :  Begini Kronologis Lengkap Mbah Saiman yang Ditipu Pembeli Tisu dengan Uang Palsu

Bupati mengajak segenap elemen masyarakat untuk berdoa dan tawakal. Supaya pemimpin yang terpilih pada pemilu tahun ini bisa menjalankan tugasnya dengan penuh amanah dan adil demi kemajuan bangsa Indonesia ke depan lebih baik lagi.

Seusai melaksanakan tarawih dan Bupati Sukoharjo menebar bantuan untuk kepentingan warga Desa Geneng Kecamatan Gatak. Bantuan tersebut antara lain, untuk Masjid Baiturrohman sebesar Rp 75 juta dan untuk pembangunan Kantor Balai Desa Geneng diberikan bantuan sebesar Rp 150 juta. Selain itu, Bupati memberikan bantuan sebesar Rp 100 juta untuk kepentingan warga desa Geneng atas kondusifitas wilayah di desa Geneng. Haryanto

Iklan
Loading...