loading...
Loading...

YOGYAKARTA, JOGLOSEMARNEWS.COM  – Menghadapi bulan Ramadan,  pengelola Pasar Beringharjo telah mengantisipasi dan meminimalisir kasus pencopetan.

Selain penindakan, juga memberikan tips belanja aman sebagai langkah antisipasi.  Lurah Pasar Beringharjo, Sigit Widodo menjelaskan tips berbelanja aman tersebut.

Pertama, jika membawa tas gendong atau sejenis ransel, usahakan diletakkan di depan agar tetap terlihat.

Kedua, tetap bersikap waspada dengan berbelanja sembari memperhatikan sekitarnya. “Jangan terlalu hanya memperhatikan barang yang dicari, tapi perhatikan juga orang di sekelilingnya serta barang yang dibawa,” ujar Sigit.

Ketiga, saat hendak berbelanja, pengunjung disarankan tak memakai perhiasan yang berlebihan. Sebab, selain rentan jatuh dan hilang ketika berdesakan juga mengundang kejahatan.

Keempat, sebagian pedagang batik di Pasar Beringharjo sudah menerapkan pembayaran non-tunai.

Baca Juga :  Diserang Binatang Misterius, Kambing Milik Warga Berkisan, Sleman Mati Penuh Luka Gigitan

“Sebisa mungkin tak perlu membawa uang tunai terlalu banyak karena rawan kejahatan,” ujarnya.

Selain berbagi tips aman berbelanja, Sigit juga menegaskan pihaknya meningkatkan keamanan selama Ramadan.

Ia mencontohkan, Ramadan tahun lalu saja tercatat ada lima kasus pencopetan di pasar Beringharjo.

“Itu yang melapor, mungkin juga ada yang kecopetan tapi memilih tidak melapor,” kata Sigit Widodo, Kamis (2/5/2019).

Sebab itu, pengelola Pasar Beringharjo berusaha meminimalisir potensi kriminalitas di sana.

Sigit Widodo mengatakan selama Ramadan dan Lebaran akan ada pengamanan berlapis dari petugas keamanan Pasar Beringharjo dan pihak kepolisian Yogyakarta.

“Kami menyiagakan delapan petugas keamanan dalam pasar dibantu personel Kepolisian Sektor Gondomanan,” ujar Sigit Widodo.

Baca Juga :  Maret 2020, Bandara Adisutjipto Boyongan ke Bandara YIA Kulonprogo

Dalam sehari, terutama di masa ramai kunjungan seperti Ramadan dan Lebaran, pengamanan Pasar Beringharjo terbagi dalam tiga shift.

Adapun titik-titik yang menjadi fokus pengamanan, antara lain di area pintu masuk pasar sisi barat (yang berdekatan dengan Jalan Malioboro) dan pada area potensial pengunjung saling berdesakan saat memilih barang.

www.tempo.co

Loading...