JOGLOSEMARNEWS.COM Edukasi Kesehatan

Ini yang Harus Dilakukan Saat Anak Mengalami Mabuk Kendaraan Saat Perjalanan Jauh

Ilustrasi anak Mudik Lebaran. pexels.com
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id
Ilustrasi anak Mudik Lebaran. pexels.com

JOGLOSEMARNEWS.COM – Saat bepergian jauh dengan kendaraan terkadang ada anak mengalami mabuk kendaraan.

Supaya perjalanan tetap bisa diteruskan, tentu ada beberapa tindakan yang harus dilakukan untuk menanggulanginya. Apa saja yang perlu dilakukan?

Berikut pemaparan dokter spesialis anak Rumah Sakit Haji Surabaya, dr Dyah Retno Wulan SpA.

1. Menenangkan Anak

Sebagian orang akan memarahi jika anak terlanjur muntah di dalam kendaraan. Ternyata ini merupakan tindakan yang salah.

Baca Juga :  Covid-19 Bisa Menular Lewat Udara, Ini Saran Pakar Hadapi Virus Corona

“Setelah muntah, anak harus segera ditenangkan supaya mabuknya mereda. Kalau dimarahi, anak bisa semakin panik dan semakin memicu muntah. Kalau dia tenang dan senang, risiko mabuknya akan lebih kecil,” terang Dyah.

2. Diolesi Minyak Kayu Putih atau Minyak Telon dan Hindarkan Aroma Menyengat

Cara selanjutnya, bisa juga diolesi minyak kayu putih atau minyak telon yang aromanya disukai anak.

“Kadang anak malah lebih mual jika mencium aroma tertentu, bukan malah membaik. Jadi minyaknya disesuaikan dengan yang biasa digunakan sang anak,” jelasnya.

Baca Juga :  Kalung Eucalyptus Bukan Antivirus Corona, Ini Kata Kementan

Aroma-aroma yang tajam, seperti aroma durian, juga lebih baik dihindari karena bisa menicu pusing, mual, dan muntah.

3. Minum Air Putih

Untuk mengganti cairan pada anak, setelah muntah bisa diberi air putih.

“Tapi jangan langsung ketika muntah, nanti malah bisa tersedak lalu batuk-batuk,” terangnya.

www.tribunnews.com