loading...
Loading...
KH A Basyir. Foto/Wardoyo

SUKOHARJO, JOGLOSEMARNEWS.COM- Mencuatnya isu gerakan people power menjelang 22 Mei terus memantik penolakan dari masyarakat di Sukoharjo. Salah satu tokoh agama di Kecamatan Grogol, H. Abdul Basyir menegaskan menolak keras segala bentuk gerakan berkedok people power terkait Pemilu.

Sebab menurutnya gerakan mengatasnamakan people power itu hanya akan merusak kedamaian yang ada di negeri ini.

Baca Juga :  4 Perwira Polres Sukoharjo Dimutasi. Ini Daftarnya

“Kalau ada gerakan people power itu saya akan menolak semuanya. Sebab situasi ini sudah aman damai. Harapan kami Indonesia menjadi aman sejuk damai,” paparnya ditemui Rabu (15/5/2019).

Sebaliknya, KH Basyir memandang pelaksanaan Pemilu 17 April sudah berjalan langsung, umum, bebas dan rahasia. Pun dengan antusiasme masyarakat utamanya di Grogol sangat tinggi dalam menggunakan hak pilihnya.

Baca Juga :  Tolak Gerakan People Power, Ketua PPS Combongan Sukoharjo Serukan NKRI Harga Mati! 

Ia tak ingin semangat besar masyarakat itu terabaikan hanya karena gerakan atau sekelompok orang yang ingin mengusik lewat gerakan people power.

“Kalau ada kelompok yang ngatakan KPU tidak jujur, kami menolak itu. Karena kami sendiri tokoh masyarakat yang tahu dan mengamati sendiri. Pemilu berjalan dengan lancar, jujur dan adil,” pungkasnya. Wardoyo

Loading...