JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Semarang

Main di Rumah Kosong, PNS dan 3 Temannya Digerebek Polisi. Petugas Sita Uang Ratusan Ribu dari Lokasi Kejadian

Foto/Humas polda
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id
Foto/Humas polda

PURWOREJO, JOGLOSEMARNEWS.COM Satreskrim Polres Purworejo mengamankan empat orang lantaran melakukan perjudian yang meresahkan warga, Kamis (24/5/2019) siang. Mereka dibekuk melalui sebuah penggerebekan serentak oleh tim Satreskrim.

Ironisnya, satu diantara pelaku diketahui berprofesi sebagai PNS yang bertugas sebagai pustawakan di SMAN Purworejo.

Kasat Reskrim Polres Purworejo AKP Haryo Seto Listiawan mengatakan, awalnya Tim Opsnal Sat Reskrim Polres Purworejo yang sedang melaksanakan patroli mendapatkan informasi dari masyarakat bahwa di sebuah rumah kosong di Desa Krandegan RT 03/06 Kecamatan Bayan, Kabupaten Purworejo sering kali digunakan sebagai tempat perjudian.

Baca Juga :  Dipimpin Kapolda Ahmad Luthfi, Polda Jateng Kurban 221 Ekor Sapi dan 519 Ekor Kambing

“Kemudian, petugas langsung menindaklanjuti laporan tersebut dan melakukan penggerebegan di rumah kosong tersebut yang didapati ada empat pelaku yang sedang melakukan perjudian jenis remi,” papar Kasat Reskrim dilansir Tribratanews Polda Jateng.

Empat pelaku perjudian tersebut yakni Pranowo (43), Khusen (48), Ali Murtadho (55) dan Binarto (60). Keempat pelaku yang ditangkap semuanya adalah warga Desa Krandegan Kecamatan Bayan. Dari ke empat pelaku, salah satunya merupakan PNS Perpustakaan di sebuah SMA di Purworejo.

Haryo menuturkan, pihaknya melakukan penangkapan dan mengamankan keempat pelaku beserta dengan barang buktinya, berupa kartu Remi dan uang taruhan ratusan ribu rupiah.

Baca Juga :  15 Ribu Warga Kurang Mampu di Jateng Dapat Sambungan Listrik Gratis, Bangkitkan Sektor Perekonomian Masyarakat

“Polisi mengamankan barang bukti berupa 2 set kartu Remi dan uang tunai sebanyak Rp 255.000,” ucapnya.

Kini keempat pelaku tersebut mendekam dalam ruang tahanan dan dikenakan KUHP Pasal 303 Tentang Perjudian dengan ancaman penjara paling lama 10 tahun.

Kapolres Purworejo AKBP Indra K. Mangunsong melalui Kasat Reskrim Polres Purworejo menghimbau agar warga senantiasa menjauhi perbuatan yang kurang terpuji dan dapat merugikan untuk diri sendiri serta keluarga. Wardoyo