loading...
Loading...
Humas UNS

SOLO, JOGLOSEMARNEWS.COM– Perpustakaan UNS bersama Internasional Office UNS adakan kegiatan Literasi Religi bertajuk Libyan Day di Lobi Perpustakaan UNS, 16-17 Mei 2019. Kegiatan ini bertujuan untuk diskusi terpumpun untuk berbagi cerita dan pengalaman muslim dari luar negeri yang kuliah di UNS dan dikoordinir oleh Internasional Office UNS yang berkantor di Lt 4 Perpustakaan UNS. Kegiatan ini diharapkan dapat menyatukan semua generasi muslim dalam dan luar negeri dalam satu bingkai cerita literasi Religi.

Kegiatan ini dilaksanakan agar para generasi muslim memiliki wawasan global mengenai literasi religi di bulan Ramadhan. Hal ini sebagai bentuk penguatan sumber daya manusia bidang religi untuk menyatukan visi, misi pendidikan bidang penguatan pendidikan karakter. Salah satu wujud diskusi terpumpun ini menghadirkan para mahasiswa luar negeri untuk yang tergabung dalam komunitas mahasiswa Luar Negeri. Dalam diskusi terpumpun ini banyak memberikan motivasi dan inspirasi untuk saling bertoleransi antargenerasi di Indonesia.

Baca Juga :  Himaris Unisri Gelar Pembekalan Anggota Baru

Komitmen untuk menjaga persatuan dan kesatuan NKRI sebagai wujud pengembangan literasi budaya dan kewarganegaraan bagi seluruh generasi muda di Indonesia. Sikap toleransi dalam bingkai kebhinekaan dan perbedaan di Indonesia dapat ditanamkan melalui sikap menghargai, kepedulian, dan kasih sayang melalui literasi religi.

Baca Juga :  Keren, Muflih Dwi Fikri, Mahasiswa FISIP UNS Sabet Penghargaan di Paris

Diskusi terpumpun ini dalam rangka menyongsong hari Buku Nasional, 17 Mei 2019. “Kebersamaan dan kepedulian antargenerasi dalam literasi religi ini memang harus dirawat dan dijaga untuk membentuk karakter generasi muda yang toleran, peduli, dan kasih sayang antarsesama” jelas Muhammad Rohmadi selaku ketua UPT Perpustakaan UNS.

Para mahasiswa UNS diharapkan dapat banyak manfaat dalam kolaborasi literasi religi ini. Lebih lanjut, M. Taufik Al Makmun, selaku Kepala UPT International Office UNS, menjelaskab bahwa ” Kegiatan literasi religi ini akan menjadi bagian promosi dan branding UNS di dunia internasional untuk menarik para mahasiwa asing kuliah di UNS”. Demikian meriah dan rasa toleransi yang menyatu dalam bingkai literasi religi semakin nampak saat kegiatan diakhiri dengan berbuka puasa bersama di Lobi Perpustakaan UNS.

Baca Juga :  Hadapi Era Industri 4.0 Diperlukan Moral Dan Pendidikan Nilai Kewarganegaraan

Semoga kegiatan Literasi Religi ini memotivasi para pemustaka untuk terus berliterasi dengan RATULISA (Rajin Menulis dan Membaca) untuk menyibak jendela dunia demi kemajuan dan kejayaan NKRI. Triawati PP

Iklan
Loading...